Beasiswa Pendidikan S2 ke LN dari Kemkominfo, Cek Syaratnya di Sini

Beasiswa Pendidikan S2 ke LN dari Kemkominfo. Foto : net/ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),- Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, memberikan beasiswa pendidikan pascasarjana melalui Program Beasiswa S2 luar negeri (LN).

Mengutip dari keterangan resmi dari Kemkominfo RI, program beasiswa ke luar negeri tahun anggaran 2019 ini untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta non PNS atau masyarakat umum.

Program beasiswa itu difokuskan di dua negara yaitu Universitas Tsinghua, Republik Rakyat Tiongkok dan International Institute of Information Technology Bangalore, India.

Sementara jurusannya beasiswa S2 LN dari Kemkominfo adalah berkaitan dengan Public Policy (Kebijakan Publik) serta Teknologi Informasi untuk mendukung Ekonomi Digital.

Dalam keterangan resmi tersebut, tujuan dari beasiswa pendidikan S-2 LN ini yaitu dalam rangka peningkatan profesionalisme serta kapasitas sumber daya manusia.

Untuk waktu pendaftaran dan seleksi administrasi dilaksanakan sampai tanggal 24 April 2019. Sementara mengenai prosedur dan jadwal pendaftaran, serta jadwal tes di perguruan tinggi. Untuk lebih lanjut dapat dilihat pada situs web resmi masing-masing perguruan tinggi.

Untuk keterangan lebih rinci atau detailnya persyaratan dan lain sebagainya terkait beasiswa pendidikan pascasarjana S2 luar negeri ini, bisa dilihat lewat https://k-cloud.kominfo.go.id/s/BeasiswaLuarNegeriKominfo.

Bukan hanya beasiswa pendidikan pascasarjana S2 LN, Kemkominfo RI juga membuka pendaftaran bagi calon penerima 25.000 beasiswa pendidikan tanpa gelar Digital Talent Scholarship 2019. 

Sumber : kominfo.go.id

Tujuan dari beasiswa Digital Talent Scholarship, yaitu guna meningkatkan keterampilan dan daya saing sumber daya manusia Indonesia, di bidang teknologi informasi dan komunikasi. 

Plt. Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu dalam keterangan persnya mengatakan, para peserta nantinya akan diberi latihan secara intensif untuk menguasai hardskill serta softskill, sesuai dengan peminatan di bidang teknis Artifical Intelligence, Big Data, Cloud Computing, Cyber Security, Internet of Things, dan Machine Learning serta beberapa tema pelatihan lainnya. 

Ferdinandus menuturkan, beasiswa pendidikan Digital Talent Scholarship 2019 adalah kerjasama antara Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kemkominfo RI, dengan 31 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

“Selain itu bekerjasama dengan 23 Politeknik dan 4 perusahaan teknologi global, antara lain AWS, Cisco, Google dan Microsoft,” tuturnya.

Di tahun 2019 ini, 25 ribu peserta nantinya akan mengikuti pelatihan yang dikemas dalam 4 akademi. Masing-masing akademi mempunyai kriteria tertentu bagi pesertanya. Untuk lebih jauh bisa diakses di situs Kemkominfo atau informasi bisa diunduh di sini.

Untuk pendaftaran beasiswa pendidikan tanpa gelar Digital Talent Scholarship 2019 dimulai dari 20 April-19 Mei 2019. Atau bisa dilihat di https://digitalent.kominfo.go.id. Informasi lainnya dapat dilihat melalui Instagram @digitalent.kominfo. (Adi/R5/HR-Online)