Jalan Pelangi di Ciamis, Spot Foto Kekinian Berlatar Belakang Gunung Syawal

Jalan Pelangi
Dua remaja sedang berfoto ria di Jalan Pelangi, Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto: Heri/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Jalan Pelangi yang ada di Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat sering dijadikan spot foto para anak muda pada sore hari. Pasalnya, Jalan Pelangi bentuknya melengkung menyerupai pelangi yang berwarna-warni ini cukup instagramable hingga layak mendapat tempat di album foto media sosial.

Jalan yang sepintas terlihat biasa ini, merupakan akses warga yang akan berangkat ke lading maupun warga yang ingin pergi menuju Situs Gandoang. Jalan tersebut ada di antara area persawahan dan kebun warga. Pemandangan Gunung Syawal bisa terlihat jelas dari Jalan Pelangi ini, sehingga bisa menjadi latar belakang yang indah untuk masuk dalam album foto di media sosial.

“Hampir setiap sore di jalan ini selalu ramai, banyak yang nongkrong, foto-foto, bahkan yang jualan juga banyak,” kata Aprilia Nurliah, salah satu siswa SMP Negeri 1 Cikoneng yang ditemui HR Online di Jalan Pelangi.  

Menurut Aprilia, awalnya jalan tersebut hanyalah pematang sawah biasa, namun kemudian diberi pagar dan dicat warna-warni hingga terlihat indah layaknya pelangi, perubahan tersebut kemudian jadi perbincangan warga hingga banyak yang penasaran dan mengunjungi jalan tersebut.

Sementara Rahma Kamila, pengunjung Jalan Pelangi lainnya mengaku lebih memilih bermain di Jalan Pelangi, daripada jalan-jalan keluyuran tidak jelas.

“Sesekali ke sini, sore-sore sama temen. Ya mendingan ke sini, bisa refreshing bisa lihat pemandangan Gunung Syawal, pesawahan, anginnya juga cukup kencang kayak di pantai,” kata Rahma.

Rupanya Pemkab Ciamis sengaja membangun Jalan tersebut sebagai upaya untuk menata kawasan pemukiman kumuh. Upaya tersebut merupakan salah satu program kota tanpa kumuh atau disebut juga Program Kotaku. Pemkab Ciamis sebelumnya menetapkan 14 kawasan kumuh, yang salah satunya ada di Desa Wanasigra.

“Pada tahun 2018 ada 9 kawasan yang dianggap kumuh dan mendapatkan bantuan dari program Kotaku, nilainya variatif mulai 500 juta hingga ada yang mencapai 1 miliar,” ungkap Tino Armyanto, yang menjabat sebagai Kepala Satker Penataan Infrastruktur Pemukiman (PIP) Ciamis.

Tino menambahkan pembangunan program Kotaku dilaksanakan oleh BKM di masing-masing desa yang melibatkan masyarakat.  Jalan Pelangi di Desa Wanasigra dianggap Tino merupakan salah satu keberhasilan dari program tersebut. Menurutnya ada perubahan yang siginifikan dari dibangunnya jalan lingkar desa yang kini juga jadi tempat rekreasi warga tersebut.

“Jalan Pelangi tersebut tercipta berkat sentuhan kreatifitas pelaksana dan swadaya masyarakat. Pembangunan jalan tersebut telah menjadi daya tarik dan menghidupkan kawasan kumuh tersebut,” katanya. (Her2/R7/HR-Online)

KOMENTAR ANDA