MoU Bank BJB dan KADIN Wujudkan Pembangunan Ekonomi Jabar Juara

KADIN Jabar
Bank bjb menandatangangi MoU bersama KADIN Jawa Barat pada 9 April 2019. Foto: Dok: Bank bjb.

Berita Jabar, (harapanrakyat.com),- Bank BJB menandatangani Nota Kesepahaman (MoU)tentang Penggunaan Produk, Jasa dan Layanan Perbankan dengan KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Jawa Barat pada Selasa, 9 April 2019 lalu. Penandatanganan Mou tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan bank BJB dalam pembangunan ekonomi di Jawa Barat.

”Pendatangan MOU dengan Kadin Jabar ini untuk segala sektor yang diharapkan dapat mendukung iklim investasi yang berkembang di Wilayah Jawa Barat,” kata Suartini selaku Direktur Konsumer dan Ritel bank BJB.

Suartini juga mengungkapkan, pihaknya melihat peluang serta potensi yang besar untuk mewujudkan misi Sinergitas Dunia Usaha Dalam Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Menuju Jabar Juara.

”Oleh karena itu kami bersama KADIN sepakat untuk  bekerjasama dalam penggunaan produk, jasa dan layanan Perbankan di mana bank BJB akan mendukung visi dan misi KADIN Jabar yang dimiliki untuk memperlancar proses transaksi keuangan bagi para pengusaha di Jawa Barat,” ujar Suartini.

KADIN Jabar sendiri merupakan suatu organisasi tempat pembinaan, komunikasi, konsultasi dan penyalur aspirasi pengusaha Indonesia serta penyalur informasi kebijakan pemerintah kepada dunia usaha. Hal tersebut tercantum dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri di wilayah Jawa Barat. Dengan jumlah pengurus kurang lebih 97 orang, anggota KADIN mencapai kurang lebih 4.000 pengusaha.

Sementara, diakui Suartini, bank BJB merupakan Bank Pembangunan Daerah terbesar di Indonesia dengan total asset yang mencapai kurang lebih 120.2 Triliun rupiah. Sehingga bank BJB dikenal sebagai salah satu bank umum yang mampu sejajar dengan bank besar lainnya. Selain itu, Bank BJB juga turut berperan dalam pembangunan daerah di Indonesia khususnya di Jawa Barat.

Karena itu, menurut Suartini dalam rangka mewujudkan misi ’Sinergitas Dunia Usaha dalam Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Menuju Jabar Juara’, Bank BJB bersama KADIN Jawa Barat siap membawa pengusaha Jawa Barat untuk bersaing secara global dan juga meningkatkan sinergi dan kerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan pembangunan ekonomi di Jawa Barat.

”Potensi kerjasama dalam MoU ini berupa pelayanan produk perbankan yang sudah ada di Bank BJB untuk para pengusaha Jawa Barat. Pelayanan ini akan mempermudah transaksi bisnis para pengusaha Jabar,” katanya.

Lebih lanjut, Suartini merinci potensi kerjasama sesuai dengan MoU tersebut, yakni, pembukaan rekening, khususnya rekening Giro bagi para pengusaha di Jawa Barat untuk kemudahan transaksi bisnis usaha. Lalu ada pemanfaatan layanan BJB e-tax untuk mempermudah para pengusaha dalam melaksanakan kewajibannya sebagai wajib pajak dan juga kerjasama pemanfaatan fasilitas pemodalan bagi anggota KADIN Jawa Barat.

Selain itu, potensi kerjasama lainnya yakni, kemudahan dalam pengelolaan keuangan dan kegiatan usaha melalui layanan terintegrasi bagi pengusaha, dalam hal ini ada produk bank BJB Cash Management Service, seperti bank BJB Payrol Service, Account Service, ATM Co-Branding, dan lain-lain. Lalu ada juga BJB Digi dan Bank BJB IBC atau Internet Banking Corporate yang akan memudahkan pengusaha dalam melakukan berbagai transaksi keuangan maupun bisnis.

”Pada dasarnya layanan BJB mendukung semua Anggota KADIN Jawa Barat dalam mewujudkan Digital Banking yang lebih transparan, cepat dan akurat dalam berbagai transaksi bisnis,” kata Suartini.

Digital Banking tersebut menurut Suartini telah didukung oleh Jaringan bank BJB di seluruh pelosok Jawa Barat melalui channel bank BJB seperti, mesin Electronic Data Capture (EDC), Anjungan Tunai Mandiri (ATM)BJB, fasilitas SMS Banking, Phone Banking, Internet Banking, Mobil Edukasi dan fasilitas Electronic Banking bank BJB lainnya.

”Bank BJB juga mendukung Gerakan Nasional Non Tunai, Jabar Juara melalui program Smart city. Sementara dalam Skala Nasional dan Internasional bank BJB mendukung Program Pemerintah dalam mewujudkan MEA atau Masyarakat Ekonomi Asean, ASEAN Single Window dalam Produk-Produk Ekspor Indonesia, Perbankan ASEAN tahun 2020,” ungkap Suartini.

Selain yang dikemukakan Suartini, dalam press realese yang diterima HR Online, jasa dan layanan Perbankan bank BJB juga telah terintegrasi melalui berbagai bidang dan sektor. Seperti, Perdagangan Dalam dan Luar Negeri, meliputi Supply Chain Financing, Resi Gudang (untuk komoditi), Letter of Credit, SKBDN (LC dalam Negeri), Remitansi Credit Commersial atau Kredit Modal Kerja dan lain-lain. Selain itu juga dalam sektor perdagangan ini, Bank BJB telah menerima pembayaran Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) untuk pengusaha yang bergerak di bidang ekspor-Impor. Bukan hanya itu, dalam tabungan Valas, transaksi Valas, Bank BJB telah bekerja sama dengan Industri Dagang Jawa Barat.

Selain di bidang perdagangan, Bank BJB juga telah melayani pembayaran-pembayaran di tingkat pemerintah pusat dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang terhubung dengan sistem di Kementerian Keuangan Melalui MPN-G2, serta penerimaan di daerah melalui Penerimaan Asli Daerah (PAD) untuk Provinsi (layanan Samsat), kabupaten/kota (PBB-P2, BPHTB dan Pajak Daerah lainnya) di wilayah Jawa Barat dan Banten yang dapat memberikan kemudahan bagi para pengusaha dalam pengelolaan pembayaran Pajak. (Ndu/R7/HR-Online)

KOMENTAR ANDA