1 Petugas KPPS Meninggal di Ciamis, 27 Lainnya Sakit Pasca Pemilu 2019

KPPS Meninggal di Ciamis
Foto: Ilustrasi

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Seorang petugas KPPS meninggal dunia di Kabupaten Ciamis. Rian Tiarna yang merupakan Ketua KPPS TPS 37 Kelurahan Ciamis tersebut meninggal setelah mengalami kecelakaan sehari sebelum pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April 2019 lalu. Sementara 27 petugas KPPS, PPS dan PPK dilaporkan jatuh sakit akibat kelelahan pasca pelaksanaan Pemilu 2019.

“Ketua KPPS atas nama Rian Tiarna meninggal hari Sabtu, 20 April 2019 lalu setelah sempat dirawat selama 3 hari karena mengalami kecelakaan,” ujar Ketua KPU Ciamis Dr. H. Agus Fatah Hidayat, Selasa (23/4/2019).

Ketua KPPS TPS 37 Kelurahan Ciamis tersebut dilaporkan mengalami kecelakaan pada Selasa (16/4/2019) atau sehari sebelum pencoblosan Pemilu 2019.

“Beliau ini mengalami kecelakaan saat menuju kantornya untuk mengantarkan surat izin. Almarhum sebagai ketua KPPS minta izin libur dua hari ke kantor tempat ia bekerja. Hari ini kami juga mendapat informasi ada petugas KPPS yang juga mengalami kecelakaan,” katanya.

Selain ada petugas KPPS meninggal, KPU Ciamis juga mendata setidaknya sampai Selasa (23/4/2019), ada 27 petugas KPPS, PPS dan PPK jatuh sakit pasca pelaksaan Pemilu 2019.

Menurut Agus, ke-27 petugas KPPS, PPS dan PPK tersebut jatuh sakit karena kelelahan pasca pelaksanaan Pemilu 2019, 17 April 2019 lalu. “Sebagian besar petugas kami itu jatuh sakit akibat kelelahan saat bertugas,” katanya.

Berikut data petugas KPPS yang dilaporkan sakit pasca pelaksanaan Pemilu 2019:

Kecamatan Ciamis, Asep Hidayat  seorang petugas KPPS di TPS Sindangrasa sakit dan dirawat di RS Permata Bunda.

Kecamatan Cihaurbeuti, 2 petugas dilaporkan mengalami kecelakaan lalu lintas, yaitu atas nama Ade Syaefudin yang merupakan petugas KPPS 10 Sukahurip dan Yusuf Heryanto, petugas KPPS 01 Cihaurbeuti. Ada juga seorang anggota Linmas yang bertugas di TPS 10 Cihaurbeuti yang dilaporkan jatuh sakit.

Kecamatan Cipaku, 3 petugas KPPS jatuh sakit, 2 petugas diantaranya dirawat atas nama Lili Sumantri dan Rusino. Lili Sumantri yang merupakan petugas PPS Desa Selamanik diketahui dirawat di RS Dadi Keluarga, sementara Rusino salah seorang petugas TPS 01 Desa Jalatrang sempat dirawat di RSUD Ciamis.

Kecamatan Sukamantri, 2 anggota PPK dilaporkan sakit masing-masing Hj. Enid dan Dudung.

Kecamatan Panumbangan, anggota KPPS di Desa Sindangbarang Panumbangan dilaporkan jatuh sakit.

Kecamatan Jatinegara, 2 petugas dirawat di RSUD Ciamis karena sakit, yaitu atas nama Abas yang merupakan anggota PPK Jatinegara, juga Yetti Sumiati yang merupakan anggota KPPS Jatinegara.

Kecamatan Tambaksari, 4 petugas dilaporkan jatuh sakit, yakni Yayan dan Kokom yang tercatat sebagai petugas KPPS Desa Kadupandak dan Ruswa serta Sarja, petugas TPS 10 di Desa Mekarsari.

Kecamatan Cijeungjing, 2 petugas dilaporkan sakit. Salah seorang petugas dirawat di RSUD Ciamis atas nama Egi Ramdani.

Kecamatan Cisaga, 5 petugas jatuh sakit, 1 orang di sempat pingsan, yakni atas nama Wiwin yang merupakan petugas TPS Karyamukti. Sementara seorang petugas TPS 04 di Desa Sukahurip bernama Warman dirawat di RSUD Banjar. Lalu ada Asep Sujana yang merupakan petugas KPPS 14 Cisaga dan juga petugas KPPS 03 Desa Danasari bernama Yana juga sempat dirawat karena sakit.

Kecamatan Banjaranyar, 1 anggota KPPS 10 Desa Pasawahan jatuh sakit, yakni atas nama Neni Suryani.

KPU Ciamis, menurut Agus terus memperbaharui data berkaitan dengan kondisi petugas pelaksana pemilu untuk kemudian dilaporkan pada KPU Jabar dan KPU RI, termasuk seorang petugas KPPS meninggal di Ciamis tersebut.

“Setiap hari kami harus melaporkan petugas yang mengalami sakit atau sebagainya,” ujar Agus. (Ndu/R7/HR-Online)