Program Banjar Cerdas 2019, Siswa Tidak Mampu Bebas Biaya Seragam

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Banjar, Kusdiman. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kota Banjar rencananya akan menyiapkan anggaran untuk kebutuhan seragam bagi siswa tidak mampu pada tingkat SMA/SMK, baik negeri maupun swasta dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019, yang disalurkan melalui program Banjar Cerdas.

Pengadaan seragam gratis dari anggaran Banjar Cerdas tahun 2019 untuk tingkat SMA/SMK negeri, akan diserahkan dalam bentuk Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemkot Banjar. Namun, anggaran tersebut terlebih dahulu akan diserahkan kepada pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan Jabar, yang kemudian diserahkan kembali pada masing-masing sekolah. Sementara, untuk SMA/SMK swasta akan diserahkan langsung dalam bentuk bantuan hibah.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Banjar, Kusdiman, mengatakan, Peraturan Walikota (Perwal) terkait program Banjar Cerdas 2019 ini masih dalam penyusunan. Program Banjar Cerdas tahun ini bukan hanya untuk membantu operasional sekolah saja, melainkan juga untuk seragam siswa tidak mampu dalam PPDB di bulan Juni-Juli mendatang.

“Banjar Cerdas tahun ini perhitungan per siswanya untuk SMA itu sebesar 1,3 juta rupiah, yang peruntukkannya terbagi untuk seragam siswa tidak mampu sebesar 650 ribu rupiah dan operasional sekolah sebesar 650 ribu rupiah,” terangnya, saat dikonfirmasi Koran HR di ruang kerjanya, Senin (08/04/2019).

Sedangkan, untuk tingkat SMK sebesar Rp 1,55 juta yang terbagi untuk seragam siswa tidak mampu Rp 900 ribu dan operasional sekolah Rp 650 ribu. Rencananya bantuan tersebut untuk satu tahun pelajaran.

Lebih lanjut Kusdiaman menjelaskan, dimungkinkan bantuan seragam itu meliputi seragam putih-abu, seragam pramuka, seragam batik, seragam olahraga, serta pernak-pernik seragam. Sementara, bantuan operasional sekolah digunakan untuk sejumlah item yang tidak tercover dalam dana BOS.

“Tapi, kami juga mengusulkan untuk kebutuhan kelengkapan sarana seperti komputer dalam menunjang kegiatan belajar dan UNBK, bisa dibelinya atau dapat diambil dari sebagian operasional sekolah. Mengenai Perwal Banjar Cerdas 2019 ini memang belum selesai, atau masih dalam proses penyelesaian yang dibuat oleh Dinas Pendidikan Kota,” kata Kusdiaman, yang juga sebagai Kepala SMAN 3 Kota Banjar.

Namun, mengenai berapa total anggaran Banjar Cerdas tahun 2019 dan diperuntukkan bagi berapa siswa, Kudiaman mengaku dirinya belum tahu persis. Hanya saja untuk SMAN 3 Banjar, pihaknya mengusulkan 100 lebih siswa tidak mampu yang akan diambilnya dalam PPDB tahun ini.

Yang jelas, tandas Kusdiaman, dengan adanya program Banjar Cerdas 2019 ini, peruntukkannya ada untuk seragam gratis bagi siswa tidak mampu. Hal ini pun akan disosialisasikannya kepada orang tua siswa baru pada PPDB mendatang.

“Insya Allah akan disosialisasikan oleh kami kepada orang tua siswa. Termasuk untuk orang tua siswa yang mampu agar bisa membantu atau menopang kebutuhan kegiatan belajar mengajar. Karena, bagaimanapun untuk peningkatan kualitas sarana dan prasarana, serta prestasi sekolah tak lepas dari peran dan supportnya dari siswa yang mampu,” ujarnya.

Dia menambahkan, program Banjar Cerdas ini merupakan kebijakan Walikota Banjar yang harus diapresiasi karena sangat peduli dunia pendidikan untuk warganya. Untuk itu, pihaknya mengharapkan bantuan seragam sekolah itu nantinya mampu mendorong dan memotivasi siswa tidak mampu guna mengenyam pendidikan, serta mengejar prestasi. (Nanks/Koran HR)

KOMENTAR ANDA