Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita CiamisSambut Hardiknas, Diknas Ciamis Gelar Bimtek

Sambut Hardiknas, Diknas Ciamis Gelar Bimtek

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),– Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei mendatang disambut dengan Bimtek yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis yang bekerjasama dengan KKG Kabupaten Ciamis. Bertempat di Aula Stikes Muhammadiyah Ciamis, Bimtek tersebut dihadiri guru TK, SD dan SMP di Kabupaten Ciamis, Senin (29/4/2019).

Tema yang diusung Bimtek dalam rangka Hari Pendidikan Nasional ini adalah ‘Menjadi Guru yang Berkarakter dan Anti Mainstream di era Revolusi Industri 4.0 dan Pengembangan Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Teknologi’.

Dr. H. Wawan S. Arifien, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis mengatakan setiap guru saat ini harus memahami berbagai persoalan tentang revolusi industry 4.0.

“Pada zaman Revolusi industry 4.0 kinerja manusia diminimalisir dan mulai beralih menggunakan robot, walau begitu, lahirnya era ini tetap harus diimbangi dengan sisi kemanusiaan,” ujar Wawan.

Karena itu, kata Wawan, Guru juga harus bisa memberikan solusi dampak dari revolusi industri 4.0. Hal ini juga berkaitan dengan proses digital, terutama kehadiran gadget dan smartphone yang berpengaruh besar terhadap perilaku dan aktivitas manusia.

“Guru sekarang harus mampu menyikapi adanya gadget dan smartphone. Zaman sekarang, jangankan anak usia menengah, anak balita saja sudah paham, bahkan bisa menggunakan smartphone,” katanya.

Lebih lanjut Wawan mengatakan, fungsi guru harus mampu memilah antara yang bisa dilakukan dan tidak bisa dilakukan. Nantinya, Guru juga harus mengarahkan peserta didiknya dalam menggunakan gadget dan smartphone.

“Dari smartphone ini harus dimanfaatkan untuk kepentingan pembelajaran dan belajar para peserta didik kita,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Ir. Ananto Kusuma Seta, Ph.D., Staf ahli bidang inovasi dan daya saing Kementerian Pendidikan. Ananto menegaskan keberhasilan pendidikan dilihat apabila sudah mampu melayani pendidikan sesuai passion dan karakter peserta didik.

“Apalagi mendidik anak sekarang berbeda dengan zaman dulu, perilaku anak sekarang sudah berubah, maka pendidikan juga tentu harus berubah. Dalam konteks peserta didik, sekarang itu perilakunya berbeda. Terutama dalam menggunakan gadget, seakan ada tangan Tuhan membantu anak untuk bisa menggunakan gadget tanpa harus diajarkan,” ungkapnya.

Pada akhirnya, menurut Arianto,  prinsip mendasar dalam mendidik anak yang harus diperhatikan seorang guru adalah, dilihat seperti apa peserta didiknya, lalu bagaimana proses pendidikan yang akan dijalankan.  

Terakhir seperti apa lulusan yang ingin dihasilkan dari proses pendidikan yang selama ini sudah dijalankan oleh Guru. “Dalam ketiga proses tersebut ada peran dan fungsi guru yang harus menyesuaikan dengan tuntutan zaman,” katanya. (Her2/R7/HR-Online)