4.000 RTM di Banjar Bakal Terima Sembako Bersubsidi

Sembako Bersubsidi
Ilustrasi. Foto: Net/Ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 4.000 Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kota Banjar mulai menerima pendistribusian paket sembako bersubsid dari Operasi Pasar Murah (OPM) yang digelar di masing-masing desa/kelurahan, Selasa (21/05/2019).

Dalam satu paket sembako murah itu berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng 3 liter, dan gula pasir 3 kilogram. Jika dikalkulasikan, paket sembako itu nilainya sekitar Rp.110.000 lebih.

Launching OPM bersubsudi dari Pemrov Jabar sendiri baru digelar Pemkot Banjar di halaman Kantor Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DKUKMP) Kota Banjar, pada hari Rabu, 22 Mei 2019 (hari ini-red).

Kepala Dinas KUMKMP Kota Banjar, Saefudin, melalui Kabid Perdagangan, Mamat Rahmat, mengatakan, OPM tahun 2019 ini Kota Banjar mendapat subsidi dari Pemprov Jabar senilai Rp.76.000 per paketnya.

“Kita menggelar OPM bahan pokok untuk 4.000 RTM. Ini merupakan subsidi bantuan dari Provinsi Jawa Barat, yakni sebesar 76.000 rupiah per paketnya, di mana harga subsidi beras 6.500 rupiah, gula pasir 7.000 rupiah, dan minyak goreng 7.500 rupiah,” terang Mamat, kepada Koran HR.

Disinggung mengenai berapa yang harus ditebus RTM untuk paket sembako murah itu, Mamat belum bisa menjawab secara pasti, karena menurutnya hal itu diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah desa atau kelurahan.

“Yang jelas ada bantuan dari provinsi sebesar 76.000 rupiah dari tiga komoditi tersebut. Kami berharap sembako murah dalam OPM tahun ini bisa meringankan beban masyarakat RTM saat bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri,” kata Mamat.

Seentara itu, Kasi. Perdagangan Dalam Negeri, Budi, menambahkan, sembako murah dibagikan secara proporsional kepada 4.000 RTM yang tersebar di empat kecamatan se-Kota Banjar.

“Kuota sebanyak itu terdiri dari kuota untuk Kecamatan Banjar sebanyak 970 RTM, Purwaharja 350 RTM, Pataruman 1.565 RTM, dan Kecamatan Langensari 1.115 RTM. Skema pembagiannya diatur oleh masing-masing desa/kelurahan. Baik penentuan warga RTM penerima bantuan maupun harga per paket yang harus ditebusnya,” jelas Budi.

Dalam hal ini, pihak dinasnya hanya membantu pendistribusiannya saja. Sedangkan, untuk komoditi barang sembako diperoleh dari Bulog. Pihaknya berharap pendistribusian paket sembako murah dalam OPM ini berjalan lancar dan sampai ke tangan RTM yang telah ditentukan. (Nanks/Koran HR)

KOMENTAR ANDA