Banjir Kerap Terjang Jalan Banjar-Langensari di Lembur Balong

Jalan Banjar-Langensari
Lokasi banjir yang berada di Jalan Banjar-Langensari yang berlokasi di Lingkungan Lembur Balong, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Kamis (02/05/2019) lalu. Foto: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Warga mengeluhkan banjir yang kerap menerjang Jalan Banjar-Langensari yang berlokasi di Lingkungan Lembur Balong, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Pasalnya, setiap hujan besar lokasi tersebut kerap tergenang oleh banjir.

Ihin, salah satu pengguna jalan, mengatakan, dirinya cukup terganggung dengan air yang menggenangi jalan tersebut. Pasalnya, ia khawatir kendaraannya mogok gara-gara genangan air di lokasi tersebut cukup dalam.

“Beberapa kali lewat sini dan kebetulan saat hujan besar pasti seperti ini. Padahal ini jalur utama yang memang seharunya mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah,” katanya kepada Koran HR, Kamis (02/05/2019).

Paryo, warga sekitar, mengatakan, air yang menggenangi jalan tersebut berasal dari bukit yang tidak jauh dari lokasi. Lantaran hujannya deras, ditambah saluran air cukup dangkal membuat air tidak bisa tertampung semua hingga membuat banjir sesaat.

“Memang seharusnya ini solokan diperdalam lagi supaya airnya bisa jalan ke pembuangan. Bukan hanya dangkal, sampah juga menjadi penyebab banjir ini karena menyumbat saluran,” katanya.

Besarnya air yang turun ke solokan, lanjut Paryo, juga ditengarai kondisi perbukitan yang mana pohon sebagai penyerap air cukup minim. Sehingga wajar bila air hujan langsung turun ke solokan dengan intensitas cukup besar.

“Sudah lama ini. Dulu waktu jalannya belum ditinggikan banjirnya bisa lebih dalam lagi, untungnya sekarang jalannya cukup tinggi, jadi agak mendingan. Kami harap ini bisa dicarikan solusinya oleh pemerintah,” pungkasnya.

Di lokasi yang sama, Dadan, warga lainnya, mengatakan, akibat banjir tersebut sejumlah motor mengalami mogok. Meski tidak banyak, namun ia bersama warga lainnya terpaksa turun tangan untuk mengatur lalu lintas supaya pengguna jalan bisa melintas dengan aman.

“Ada yang mogok, beberapa. Kejadian ini memang kerap terjadi saat hujan cukup besar. Kalau pengguna jalan saat banjir dan tidak diatur, bisa jadi mereka berebut atau terjebak di lokasi banjir. Kasihan juga mereka ketika melintas tiba-tiba mogok,” ucapnya. (Muhafid/Koran HR)