Diduga Selingkuh, Tukang Kerupuk Digrebeg Pemuda Ciamis saat Tarawih

Tukang kerupuk diduga Selingkuh
Ilustrasi tukang kerupuk selingkuh. Foto: Net/Ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Seorang tukang kerupuk berinisial WN (53) asal Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis digrebek warga Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku. Pelaku diduga selingkuh dengan istri orang yang suaminya tengah melaksanakan salat tarawih.

Rahili, salah satu pemuda, mengatakan, sebelum penggrebekan tersebut, pemuda sekitar memata-matai pelaku terlebih dahulu, pasalnya pelaku diketahuinya sering masuk ke rumah istri orang.

“Awalnya kita hanya menduga saja karena ia mengaku sebagai tukang ojek. Setelah ditelusuri dan diintai, ternyata dia memanfaatkan waktu saat suami sedang tarawih. Saat itu juga kita menggrebeknya,” jelas Rahili kepada HR Online, Kamis (23/05/2019).

Ketika digrebek warga, lanjut Rahili, pelaku sempat kabur. Namun sialnya motor pria tersebut sudah diamankan oleh warga, sehingga pelaku pun kembali lagi untuk mengambil motornya itu.

Rahili menambahkan, WN saat dimintai keterangan hanya bisa diam tanpa banyak kata yang terlontar dari mulutnya. Karena itu, warga pun makin yakin jika apa yang dilakukan WN tersebut salah.

“Saat ditanya diam seribu bahasa. Langsung saja kita amankan ke Kantor Desa untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.

Pria yang Diduga Selingkuh dengan istri orang Mengelak

Sementara menurut salah seorang pemuda lainnya yang enggan disebutkan namanya, WN berselingkuh dengan istri orang tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun baru sekarang WN kena batunya.

“Suaminya sudah tahu, dan informasinya sudah dipulangkan ke kedua orang tuanya,” ungkapnya.

WN saat dikonfirmasi, mengaku hanya mengantarkan istri EJ ke rumahnya saja. Ia juga mengelak atas tuduhan warga yang menduga dirinya selingkuh dengan istri orang.

“Tidak benar tuduhan itu, saya hanya mengantarkannya sampai ke rumah,” singkat WN.

Di tempat yang sama, Dedi, teman WN, meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Namun karena tidak digubris oleh warga, WN tetap diproses lantaran berada di posisi yang salah.

“Teman saya yang diduga selingkuh itu memang posisinya itu salah, mengaku jadi ojek saja itu sudah bohong, padahal ia pedagang kerupuk di Sukabumi. Dari kejadian ini semoga ada efek jera dan ke depan tidak lagi mengganggu keharmonisan rumah tangga orang,” pungkasnya. (Dji/R6/HR-Online)