Jelang Ramadan, Harga Hasil Laut di Pangandaran Masih Normal

harga hasil laut di Pangandaran
Sebagian hasil laut tangkapan para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pangandaran. Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Menjelang Ramadan, beberapa komoditi kebutuhan rumah tangga mulai naik. Sejumlah bahan pokok kebutuhan masyarakat di pasar-pasar tradisional Pangandaran juga mengalami kenaikan. Misalnya, harga sembako serta harga daging, baik daging ayam ataupun daging sapi melonjak tajam. Hal berbeda terjadi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Pangandaran, meskipun menjelang puasa pada Senin besok (6/5/2019), namun harga hasil laut di Pangandaran terpantau masih normal.

Ujang Kekey, salah seorang pegawai TPI di Pangandaran mengatakan menjelang puasa tidak ada kenaikan harga hasil laut di Pangandaran.

“Menjelang puasa, tidak mempengaruhi harga-harga untuk hasil laut, sejauh ini harga masih normal seperti biasanya,” ujar Ujang Kekey pada HR Online, Minggu (5/5/2019).

Ujang Kekey menjelaskan ikan laut hasil tangkapan para nelayan di Pangandaran, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun untuk kebutuhan ekspor, masih tidak berubah. Misalnya, Ujang Kekey menyebutkan, saat ini harga untuk jenis udang tiger masih berada di kisaran Rp. 365 ribu perkilo. Lalu harga udang dogol masih sekitar Rp. 80 ribu perkilo.

Sementara untuk jenis udang jerebung, harganya masih Rp. 235 ribu perkilo. Begitupun untuk jenis udang tiger super di atas rata rata untuk kebutuhan ekspor ke luar negeri seperti Jepang serta beberapa negara lainnya, juga tidak ada kenaikan.

“Harga-harga ini masih bertahan selama kurun waktu satu bulan ke belakang,” katanya.

Ujang Kekey juga menambahkan dalam satu hari, jenis udang yang terjual secara keseluruhan di TPI Pangandaran mencapai kurang lebih 8 sampai 10 kwintal dalam satu hari. 

“Untuk ke depan kita belum bisa memastikan harga naik atau turun, kita lihat saja sikonnya,” pungkas Ujang Kekey. (Entang/R7/HR-Online)