Harga Kebutuhan Pokok di Pangandaran Stabil, Bawang Putih Meroket

Bawang Putih
Pedagang di Pasar Parigi, Kabupaten Pangandaran. Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Memasuki bulan suci Romadon, harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Pangandaran dikabarkan masih stabil, terkecuali bawang putih.

Menurut salah seorang pedagang di Pasar Parigi, Soptiati (52), hamper semua kebutuhan bahan pokok yang ada di pasaran di bulan ramadhan ini relative stabil. Meski begitu, harga bawang justru mengalami kenaikan sangat tinggi.

“Seperti beras, hingga saat ini masih stabil. Mungkin Karena kemarin habis panen, jadi tidak naik. Biasanya kalau masuk ramadhan naik,” jelasnya kepada Koran HR, Selasa (07/05/2019).

Ia menambahkan, untuk harga sayur mayur juga masih stabil. Sedangkan yang naik harga bawang putih dari harga Rp 30 ribu-Rp 35 ribu perkilo menjadi Rp 55 ribu perkilonya.

“Ya tentu saja banyak konsumen yang mengeluh soal harga bawang ini yang mana naiknya itu hamper 100 persen. Karena saya tidak bisa jawab dan bingung, paling saya jawa karena pasokan memang sedang kurang,” katanya.

Ia berharap, meski naik, selama ramadhan hingga lebaran nanti harga barang kebutuhan pokok bisa tetap stabil.

Rosmiah, salah satu warga, mengeluhkan mahalnya bawang putih saat ini yang ada di pasaran. Meski dirinya tidak butuh terlalu banyak, namun dengan melonjaknya bawang tersebut dikhawatirkan bisa berdampak pada barang lain, apalagi sekarang masuk bulan ramadhan.

“Saya kaget sekali bawang putih bisa mahal sekali. Untungnya kebutuhan yang lain masih stabil. Saya harap pemerintah sudah mulai memantau sejak saat ini hingga lebaran nanti agar semua harga kebutuhan dapur bisa stabil,” ucapnya. (Enceng/Koran HR)