Harga Sembako di Pasar Banjar Mulai Naik

Harga sembako daging ayam potong dan daging sapi di pasar Banjar, mulai naik dalam kisaran 20 hingga 30 persen per kilogramnya, Sabtu (4/5/2019). Foto : Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Harga sembako di pasar Kota Banjar, Jawa Barat, terus merangkak naik menjelang Ramadhan. Seperti daging ayam potong dan daging sapi, mulai naik dalam kisaran 20 hingga 30 persen per kilogramnya.

Untuk satu kilogram ayam potong, semula dijual kisaran Rp 34.000 – Rp 35.000, namun kini menjadi Rp 40.000 per kilogramnya. Begitupun daging sapi, kini dijual Rp 120.000 per kilogram dari Rp 95.000 per kilogramnya.

Menurut Esih (44), pedagang daging ayam dan sapi di pasar Banjar, kenaikan harga daging ayam dan sapi ini, dipicu oleh permintaan yang tinggi namun barang berkurang terutama menjelang Ramadhan.

“Ini sudah biasa. Bahkan harga akan terus naik hingga mendekati lebaran nanti,” ujar kepada HR Online, Sabtu (4/5/2019).

Sebelumnya, tim satgas pangan Kota Banjar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar Banjar, Jum’at (3/5/2019).

Dalam sidak yang dilakukan satgas pangan, sejumlah harga sembako lainnya yakni bumbu dapur, kenaikan signifikan ada pada bawang putih, dari harga semula Rp 17.000 kini dijual Rp 50.000 per kilogramnya.

Harga sembako lainnya seperti bawang merah, cabai hijau, cabai merah, dan cabai rawit juga mengalami kenaikan harga, yaitu kisaran antara 10 sampai 20 persen.

Selain sidak harga sembako, tim satgas pangan juga mengecek keamanan produk makanan, dari kandungan berbahaya seperti formalin, boraks atau zat pengawet lainnya.

Petugas satgas pangan yang terdiri dari Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan, TNI, dan Polri ini, langsung melakukan tes kandungan zat pengawet.

Tes kandungan zat pengawet berbahaya ini pun dilakukan pada semua makanan basah, seperti tahu, ayam potong, bakso, mie basah, dan ikan asin.

“Dari hasil tes tersebut semuanya negatif,” ujar dr Ika dari Dinas Kesehatan Kota Banjar. (Hermanto/R5/HR-Online)