Kedung Wadas Citahalab di Ciamis Ini Bakal Jadi Embung

Pemerintah Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengaku akan merubah bentuk Sungai Citalahab menjadi waduk yang bermanfaat bagi ratusan hektar sawah. Foto : Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengaku akan mengubah bentuk Sungai menjadi waduk yang bermanfaat bagi ratusan hektar sawah, yakni di Kedung Wadas Citalahab.

“Yang akan dirubah yaitu lokasi Kedung Wadas yang terletak di Dusun Lumbungsari. Dimana waru cadas ini memiliki kedung yang bisa menampung banyak air. Kami rasa nantinya bisa dimanfaatkan untuk mengairi area pesawahan di beberapa desa,” kata Kepala Desa Pamarican, Endang Rahman, Senin (13/05/2019).

Endang menjelaskan, Kedung Wadas sudah direncanakan untuk dijadikan sebuah embung. Bahkan hal ini sudah pihaknya masukan dalam agenda Musrenbang tahun 2019. Pihaknya berharap program itu bisa menjadi prioritas.

Jika Kedung Wadas dijadikan embung, kata Endang, maka ada banyak wilayah yang bisa terairi. Seperti halnya area pesawahan di Desa Pamarican, Neglasari, Sukahurip, Kertahayu, Sidaharja, Sukamukti dan Sukajadi.

“Jika dihitung, ada ribuan hektar sawah,” kata Endang.

Menurut Endang, program pembuatan embung di Kedung Wadas juga bisa membuka peluang wahana wisata.  Soalnya, kedung wadas mempunyai keindahan tersendiri. Di Kedung Wadas Citalahab terdapat hamparan bebatuan yang diukir secara alami oleh aliran air.

“Jika dilihat dari jauh, kita akan melihatnya seperti air terjun yang indah. Namun jika dilihat dari dekat, wahana kedung wadas ini memiliki ciri tersendiri,” katanya.

Agus, warga Pamarican, menyambut baik wacana yang direncanakan Pemerintah Desa Pamarican. Untuk itu, dia mendukup upaya Pemerintah Desa Pamarican merubah Kedung Wadas menjai embung.

“Jika itu benar, saya jelas sangat setuju. Karena jika ini dijadikan embung, pastinya petani akan bisa lebih makmur, lantaran suplai air bisa memenuhi kebutuhan mereka,” katanya. (Suherman/Koran HR)

KOMENTAR ANDA