Kondisi Aspal Jalan Pengairan Banjar-Manganti Bahayakan Pengendara

Bagian aspal di simpang tiga jalan pengairan yang berlokasi di sekitar Pasar Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, tampak kembali menggunung sehingga membahayakan bagi pengendara yang melintas. Photo: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Warga dan pengguna jalan masih mengeluhkan kondisi aspal di simpang tiga Jalan Pengairan Banjar-Manganti, tepatnya di sekitar Pasar Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Pasalnya, di pertengahan jalan tersebut bagian aspalnya kembali menggunung meski sebelumnya pernah diperbaiki.

Pantauan Koran HR di lokasi, terlihat bekas tambalan aspal pada jalan tersebut sebelumnya yang kembali menggunung dengan ketinggian sekitar 20 centimeter. Meski hanya satu titik, namun letaknya yang di tengah cukup membayakan pengguna jalan.

Udin, salah satu pengguna jalan, mengatakan, sebelumnya kondisi di lokasi tersebut sudah diperbaiki lantaran membahayakan pengendaran. Namun tidak lama kemudian menggunung lagi, sehingga membahayakan pengendara.

“Tadinya sudah rata, tapi ini malah kembali lagi seperti yang dulu. Memang tambalannya harus benar-benar kuat agar tidak berubah lagi setelah dilindas kendaraan. Ini kan rusak lagi jadinya,” katanya kepada Koran HR, Selasa (14/05/2019).

Hal senada juga dikatakan Rojikin, warga lainnya. Ia harap pemerintah melalui dinas terkait agar bisa mengontrol jalan yang sekiranya perlu mendapatkan perbaikan, seperti halnya di lokasi tersebut. Selain demi kenyamanan pengguna jalan, juga agar menghindari dari kecelakaan lalu lintas.

“Kemarin sih sudah rata, tapi kembali bergelombang lagi. Saya harap bisa diperbaiki lagi dengan betul agar tidak begitu. Soalnya bahaya sekali kalau dibiarkan, apalagi ini menjelang mudik lebaran yang mana intensitas lalu lintas akan mengalami peningkatan,” pungkasnya. (Muhafid/Koran HR)

KOMENTAR ANDA