Lomba Desa Tingkat Provinsi, Desa Rejasari Optimis Lolos Verifikasi Administrasi

Desa Rejasari
Kepala Desa Rejasari, Subur Waluyo, saat sedang mempersiapkan berkas administrasi yang dibutuhkan untuk verifikasi administrasi dalam penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019. Photo : Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, kini tengah mempersiapkan untuk mengikuti penilaian Lomba Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019. Hal itu seiring ditetapkannya menjadi desa terbaik dalam Lomba Desa Tingkat Kota Banjar 2019.

“Dalam lomba desa tingkat Provinsi Jabar ini, desa kami sudah masuki tahapan penilaian verifikasi administrasi. Kami akan dinilai dalam lomba tersebut di Pangandaran pada besok hari (Rabu, 08-05/2019.red), bersamaan dengan lima desa dalam zona Priangan Timur,” kata Kepala Desa Rejasari, Subur Waluyo, kepada Koran HR, Selasa (07/05/2019).

Dirinya bersama sekitar 40 orang yang terdiri dari sejumlah perangkat dan kelembagaan desa akan diberangkatkan ke Pangandaran untuk mengikuti penilaian verifikasi admnistrasi.

Pihaknya berharap, dalam penilaian verifikasi administrasi dapat berjalan lancar, dan Desa Rejasari mampu melenggang ke tahapan berikutnya dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Yang jelas, ikut sertanya Desa Rejasari dalam lomba desa ini tak lepas dari dukungan seluruh masyarakatnya, perangkat desa yang selalu kerjasama, serta dukungan dari kecamatan, dan tentunya support Pemkot Banjar yang selalu membimbing dan mengarahkan dalam pembenahan administrasi desa pada tahapan persiapan lomba,” tutur Subur.

Sekretaris Desa Rejasari, Indra Sukandar, menambahkan, dalam penilaian verifikasi lomba desa tersebut, desanya masuk pada lokasi Priangan Timur. Hal itu sebagaimana jadwal dan lima lokasi atau zona penilaian administrasi yang diberikan Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Barat.

“Desa kita tentu masuk zona Priangan Timur. Penilaian Administrasi zona ini dilakukan mulai tanggal 08 sampai 10 Mei 2019, bertempat di Hotel Kresna Pantai Barat Pangandaran, bersama dengan desa dari Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmlaya, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran,” terangnya.

Dalam penilaian verifikasi administrasi, lanjut Indra, desanya harus optimis mampu melaju ke babak berikutnya. Dari 6 desa yang dinilai di Pangandaran itu nantinya akan diambil 1 desa sebagai juara zona. Kemudian, juara dari setiap zona akan bertarung dalam 5 besar tahap penilaian berikutnya, yaitu cek lapangan.

Adapun berkas yang akan dibawa pihaknya dalam verifikasi administrasi diantaranya dokumen perencanaan desa, rekap capaian, volume dan pemanfaatan dana desa, bantuan keuangan desa Prov Jabar, bantuan bersumber dari APBN atau APBD lainnya selama dua tahun terakhir ini, laporan perkembangan APBDes dalam dua tahun terakhir, visualisasi dokumenter kegiatan serta inovasi desa, dan lainnya.

Dalam lomba tersebut, Desa Rejasari berinovasi mengedepankan Desa Rejasari IT, produk pupuk organik dari TPS Bantardawa, dan sebuah TTG dari kelompok tani. “Mudah-mudahan Desa Rejasari mampu mengangkat citra baik Kota Banjar. Ya optimis saja, semoga lanjut lolos ke babak berikutnya,” kata Indra.

Terpenting, raihan terbaik Lomba Desa Tingkat Kota Banjar sudah menjadi motivasi untuk terus berkarya dan bekerja lebih baik lagi, demi pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan Desa Rejasari yang maju dan mandiri. (Nanks/Koran HR)