Oknum Satpam di Stasiun Banjar Dilaporkan Karena Ganggu Istri Orang

oknum satpam di stasiun banjar
Ato melaporkan Satpam berinisial DN yang bertugas di Stasiun Banjar karena menganggu istrinya hingga nyaris cerai. Foto: Suherman/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),Oknum satpam di Stasiun Banjar dilaporkan ke Polsuska. Pasalnya, ia diduga mengganggu istri orang hingga nyaris cerai.

Tak terima kehidupan rumah tangganya selalu diganggu, Ato, warga Kecamatan Banjarsari mengadukan seorang Satpam berinisial DN yang bertugas di Stasiun Banjar, Senin (27/05/2019).

Ato merasa jengkel dengan ulah oknum satpam di Stasiun Banjar tersebut yang selalu menghubungi istrinya. Akibat perbuatan DN, sang istri pun menuntut cerai.

“Oknum satpam ini sudah berulang kali mengganggu ketentraman rumah tangga saya. Sehingga saya merasa jengkel dan emosi,” katanya.

Sebelum membuat laporan resmi ke kantor Polsuska Banjar, Ato mengaku sudah beberapa kali memperingati DN. Bukan itu saja, Ato juga sempat bertemu dengan DN beberapa waktu lalu.

“Namun bukannya mengindahkan teguran saya, DN malah seakan sengaja dan menantang. Bukannya menjauh, dia malah selalu menghubungi istri saya melalui telepon dan WA,” terang Ato.

Akibat ulah sang oknum satpam tersebut, rumah tangga Ato kini berada di ujung tanduk. Sikap sang istri berubah dan menuntut cerai. Hal tersebut yang membuat Ato dan keluarga istrinya berang.

Karena itu, Ato yang diantar kakak iparnya pun lantas membuat laporan ke Polsuska Banjar. Ato bahkan mengatakan akan membawa kasus tersebut ke jalur hukum.

Hal senada dikemukakan oleh Heru, kakak ipar Ato. Heru mengaku geram dengan ulah sang oknum yang telah merusak hubungan baik keluarganya.

“Jelas saya kesal dan marah, karena si DN ini sudah berulang kali kami tegur. Bukan hanya Ato, saya pun pernah mendatangi dia dan memohon untuk menjauhi adik saya,” katanya.

Rupanya DN enggan untuk menjauhi adiknya, bahkan kelakuan DN makin menjadi-jadi. Heru mengaku pernah membaca pesan chat adiknya yang juga istri Ato tersebut. DN dalam pesan chat tersebut berusaha membujuk adiknya supaya meninggalkan suaminya.

“Maka dari itu, saya sengaja datang ke Polsuska agar saudara DN ini dilakukan pembinaan. Kalau bisa pemecatan, karena dia sudah melanggar aturan disiplin,” katanya.

Sementara itu, Danton Polsuska Pos Banjar, Mulyadi, membenarkan adanya pengaduan terkait ulah DN yang diduga telah menganggu istri Ato.

“Ya benar, kemarin saudara Ato didampingi kakak iparnya datang ke sini untuk melaporkan saudara DN atas dugaan mengganggu rumah tangga saudara Ato,” ujar Mulyadi saat dihubungi HR Online melalui pesan WhastApp, Selasa (28/5/2019).

Menurutnya, Tugas DN adalah Kamtib Stasiun Banjar. Namun, untuk masalah PKD ada di tangan atasannya, yakni pihak Outsourching PT. Bhawasta Bandung.

“Jadi kami di sini hanya menerima laporannya saja. Dari hasil pengaduan atau laporan dari saudara Ato, kami sudah langsung memberikan laporan ini ke Pimpinan Bhawasta di Bandung,” katanya.

Atas laporan tersebut, lanjut Mulyadi, DN sudah dipanggil pihak Vendor PT Bhawasta ke Bandung. “Dia akan dipintai keterangan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya terkait laporan Saudara Ato,” pungkasnya. (Suherman/R7/HR-Online)

Loading...