Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaBerita PangandaranSAPMA PP: Masih Ada Buruh di Pangandaran Digaji di Bawah UMK

SAPMA PP: Masih Ada Buruh di Pangandaran Digaji di Bawah UMK

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran dalam rangka memperingati May Day mengadakan kajian internal untuk membahas nasib buruh di Pangandaran yang masih digaji dengan upah di bawah UMK (Upah Minimum Kabupaten), Rabu, (1/5/2019).

“Pangandaran akan dibentuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), tapi pemerintah masih enggan turun tangan untuk melihat realita dimana kesejahteraan buruh tidak dijamin, karena upah yang diterima masih jauh dari layak,” ujar Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran, Andriana Mulya.

Pada dasarnya, kata Andriana, pihaknya sangat menyambut baik dan bahkan ikut bangga, ketika Pangandaran akan dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus. “Ke depannya tentu memerlukan tenaga kerja yang professional dan kompeten,” katanya.

Namun, menurut Andriana, jika melihat kenyataan di lapangan dalam masalah pengupahan, justru malah akan dijauhi oleh para professional maupun mereka yang berkompeten.

“Padahal kenaikan UMK untuk buruh di Pangandaran itu sangat istimewa yaitu 10%, tapi kenapa di Pangandaran masih ada yang digaji di bawah 1 Juta?” katanya.

Menurutnya, kenaikan UMK khusus dan spesial untuk Kabupaten Pangandaran sudah ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat sebesar 10%, namun, Andriana menilai kenaikan tersebut masih belum sepenuhnya direalisasikan di Kabupaten Pangandaran.

“Bagaimana mungkin pengembangan ekonomi ini akan bisa dilirik dan diminati para professional?” ucapnya.

Atas dasar hal tersebut, SAPMA PP Kabupaten Pangandaran melakukan Kajian Internal yang khusus membahas Kesejahteraan Buruh dan Karyawan di Kabupaten Pangandaran, yang dinilai oleh SAPMA PP semakin hari, semakin tertindas.

Kajian tersebut dilakukan di kalangan internal, khususnya pengurus SAPMA PP Kabupaten Pangandaran. Tujuannya menurut Andriana untuk mewujudkan cita-cita bersama, yakni menjadikan Pangandaran Hebat.

“Sengaja kami lakukan di internal pengurus demi terwujudnya cita-cita bersama, yakni masyarakat dan program Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk Pangandaran Hebat,” pungkasnya. (Enceng/R7/HR-Online)