Website Dispar Pangandaran Menghilang, Promosi Wisata Terkendala

Dispar Pangandaran
Kadis didampingi Sekdis dan Kasi Promosi saat sedang menyampaikan website baru dinas pariwisata. Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Hilangnya website Dinas Pariwisata Pangandaran dari pencarian di internet menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, website Dispar Pangandaran yang digunakan sebagai media informasi kepada masyarakat serta wisatawan mengenai Pangandaran.

Pantauan Koran HR di Google, website yang beralamat dispar.pangandarankab.go.id  ini saat diakses mengalami loading cukup lama. Setelah terbuka, ternyata muncul mercusuar yang menandakan website tersebut tidak ada dalam pencarian di internet.

Kepala Dinas Pariwisata Pangandaran, Undang Sohbarudin, menanggapi perihal tersebut. Meski tidak terlalu detail, namun ia mengungkapkan bila website tersebut sementara dihentikan sejak Maret 2019 lalu lantaran ada sesuatu dengan pihak ketiga.

“Karena pihak ketiganya tidak menjalankannya, maka dari itu untuk sementara kita hentikan dulu, nanti diperbaiki oleh Kominfo Pangandaran. Perlu diketahui, yang begini bukan punya kita saja, dinas lainnya juga sama. Jadi semuanya sedang diperbaiki ya,” kata Undang kepada Koran HR, Senin (20/05/2019).

Galih, Kasi Promosi Dinas Pariwisata, mengatakan, dinasnya tersebut memiliki dua website yang digunakan untuk promosi wisata di Pangandaran. Dari dua itu, salah satunya sudah bisa digunakan.

“Soal pengelolaan website saat ini disesuaikan dengtan Peraturan Bupati Nomor 7 tahun 2017 tentang Penyelengaraan E-Government di Lingkunagn Pemkab Pangandaran. Karena masih dalam perbaikan, masyarakat serta wisatawan diharapkan bisa bersabar hingga nanti selesai diperbaiki,” katanya.

Soal urusan promosi wisata melalui media social, lanjut Galih, pihaknya mengaku terkendala computer serta peralatan yang kurang memadai, seperti halnya kamera yang mumpuni serta operasional peliputan ke lapangan.

“Kami berharap ke depan pihak pemerintah bisa lebih memberikan bantuan untuk kegiatan di dinas pariwisata yang lebih dari cukup. Tentunya hal tersbeut agar para pegawai bisa lebih maksimal lagi dalam hal mempromosikan wisata di Kabupaten Pangandaran,” pungkasnya. (Entang/Koran HR)

Loading...