Bupati Herdiat Sebut Butuh 10 Armada Pemadam Kebakaran di Ciamis

Pemadam Kebakaran di Ciamis
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat meninjau lokasi kebakaran di Blok B Pasar Ciamis, Rabu (26/6/2019). Foto: Heri/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menegaskan setidaknya butuh 10 armada pemadam kebakaran di Ciamis. Hal itu, Herdiat katakan saat meninjau kios di Blok B Pasar Ciamis yang terbakar pada Selasa (25/6/2019) malam.

“Harus ada penambahan armada Damkar, idealnya ada 10 mobil mengingat wilayah Ciamis yang luas ini. Sekarang kalau ada kebakaran di lokasi yang jauh dari perkotaan, setidaknya butuh waktu paling tidak satu atau dua jam. Makanya akan kami evaluasi semuanya,” ujar Herdiat saat mengecek kembali lokasi kebakaran di Pasar Ciamis, Rabu (26/6/2019).

Seperti diketahui Ciamis hanya memiliki 3 unit Damkar yang disiagakan di pusat kota, tepatnya di Imbanagara, Kecamatan Ciamis. Dari 3 unit mobil Damkar yang tersedia, hanya 2 Damkar saja yang masih layak digunakan. Pada peristiwa kebakaran di Pasar Ciamis, 2 mobil Damkar sempat didatangkan dari Kota Tasikmalaya.

“Kami akan kaji lagi untuk pengadaan armada pemadam kebakaran di Ciamis ini,” katanya.

Sementara itu, menurut laporan pihak Kepolisian Polres Ciamis, setidaknya 10 kios bersama isinya habis terbakar. Terkait hal itu, Herdiat berjanji akan secepatnya melakukan perbaikan, agar kegiatan di Pasar Ciamis dapat kembali berjalan seperti biasa dan perekonomian warga pun kembali normal.

“Secepatnya ini akan ditindaklanjuti, tapi sementara karena masih ditutup garis polisi, kita menunggu hasil investigasi dari pihak kepolisian, kalau sudah selesai, maka langkah pertama yang akan dilakukan adalah membersihkan puing-puing,” ujar Bupati Herdiat.

Herdiat berharap investigasi yang dilakukan pihak kepolisian segera selesai agar kios bisa dibersihkan. Akibat kebakaran tersebut, ratusan kios yang ada di Blok B Pasar Ciamis terpaksa ditutup walau tidak rusak karena masih ada investigasi.  

“Hari ini Blok B masih ditutup, jadi para pemilik kios di dalam belum bisa berjualan. Untuk perbaikan, kami akan bahas lebih lanjut,” terang Herdiat.

Ketika ditanya terkait kemungkinan adanya bantuan modal untuk para pedagang korban kebakaran, Herdiat mengatakan akan membahas juga hal tersebut.

“Mengenai bantuan permodalan, mudah-mudahan aturan atau ketentuan membolehkan untuk membantu, kalau aturannya boleh, maka kami akan bantu,” pungkasnya. (Her2/R7/HR-Online)