Dikelola BUMDes, Dua Destinasi Wisata Ciamis Ini Diserbu Pengunjung

Destinasi Wisata Ciamis
Wisata Cadas Ngampar yang dikelola oleh Bumdes Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya. Foto: Jujang/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sejumlah destinasi wisata Ciamis, Jawa Barat pada libur lebaran kemarin ramai dikunjungi wisatawan. Tak hanya yang dikelola Pemda seperti Situ Lengkong dan Karangkamulyan, namun beberapa objek wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) juga ramai dipadati pengunjung. 

Salah satunya adalah Wisata Cadas Ngampar yang dikelola oleh Bumdes Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya, dan Wisata Mandiri Sayang Kaak yang dikelola Bumdes Hanjuang Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing. 

Pantauan HR Online di lapangan pada Minggu (9/06/2019), lokasi wisata Cadas ngampar yang berada di bantaran Sungai Cileeur nampak sesak dipadati pengunjung. Mereka datang bersama keluarga untuk makan bersama “botram”. Terlihat juga masyarakat yang sengaja masak liweut di pinggir sungai, pun anak anak asyik bermain air di sungai. Adapun harga tiket masuk Cadas Ngampar terbilang sangat murah, yakni Rp 3.000 untuk dewasa dan Rp 1.500 untuk anak anak. 

“Karena waktu liburan mepet, ya liburanya yang dekat saja dan murah meriah. Menikmati suasana alam sambil botram, kami sangat senang,” ujar Agus Kusunada, pengunjung wisata Cadas Ngampar asal Cipaku. 

Pengunjung lainya, Rena, mengaku datang ke Cadas Ngampar diajak keluarganya yang ada di Ciamis. Sebelumnya dia tidak tahu ada destinasi wisata di wilayah Sadananya. 

“Saya kan kerja di Jakarta, pulang ketika lebaran saja. Ternyata di sini banyak destinasi wisata keren,” ucapnya. 

Kepala Desa Gunungsari Yoyo Komarudin menyebut, wisata alam Cadas Ngampar terletak di Dusun Cikatomas Desa Gunungsari, letaknya kira-kira 15 km dari pusat kota Ciamis. Bisa ditempuh dengan mobil, maupun dengan sepeda motor. Untuk sampai ke lokasi, masyarakat harus melewati jalan bantaran sawah sekitar 50 meter dari jalan raya.

Dia mengakui, jika saat ini lokasi Cadas Ngampar kian ramai dipadati pengunjung. Apalagi saat liburan lebaran, banyak anak beserta guru-gurunya sengaja berlibur di Cadas Ngampar sekedar untuk botram/ngaliweut, berenang serta foto selfie. 

“Sejak dulu memang lokasi Cadas Ngampar sering dijadikan lokasi ngaliweut dan rekreasi gratis masyarakat, nah sekarang dikelola oleh Bumdes dan lebih terkenal karena banyak yang berkunjung kesini dan mempostingnya di internet atau di medsos,” ujarnya seraya menyebut Cadas Ngampar saat ini menjadi salahsatu penghasil Pendapatan Asli Desa (PADes) Gunungsari. 

Dia menjelaskan arti dari kata Cadas Ngampar. Cadas kata ia, adalah lapisan tanah yang keras atau batu yang terjadi dari padatan pasir atau tanah. Sementara Ngampar sendiri berasal dari bahasa Sunda yang bisa diartikan sebagai lesehan, tergeletak atau berserakan.

“Jadi, Cadas Ngampar merupakan sebuah tempat wisata yang dipenuhi bebatuan yang ada di mana-mana,” terangnya.

Selain Cadas Ngampar, destinasi wisata Ciamis lainnya yang dipadati pengunjung adalah Mandiri Sayang Kaak di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing. 

Mandiri Sayang Kaak dikelola oleh Bumdes Hanjuang Desa Handapherang ini juga nampak ramai dari kunjungan pada libur lebaran kemarin. 

“Ya kami bersyukur bahwa wisata Mandiri Sayang Kaak masih dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah,” ujar Pengelola Wisata Mandiri Sayang Kaak, Taufan Nugraha. 

Wisatawan yang datang, ungkap Taufan, ternyata tak hanya berasal dari Kabupaten Ciamis saja, namun dari Padang, Surabaya, Riau, Jakarta, Bogor, Bandung, Karawang, Cikarang, Tasik dan lainya.

“Kemungkinan mereka sedang perjalanan mudik dan memilih berlibur di Wisata Mandiri Sayang Kaak, karena lokasinya yang tak jauh dari pusat kota Ciamis,” ucapnya.

Menurut Taufan, libur lebaran ini kunjungan wisatawan ke MSK mengalami kenaikan tiga kali lipat dari biasanya. 

“Kita berharap semua pengunjung puas dengan wisata Sayang Kaak, dan kembali lagi berlibur kesini lain waktu,” tandasnya. 

Untuk diketahui Wisata Mandiri Sayang Kaak menyediakan berbagai tempat swafoto dengan background alam yang indah. Selain itu ada flying fox, archery (memanah), mini cross anak dan lain sebagainya. 

Sayang Kaak juga sangat recomended untuk acara kumpul keluarga, reunian atau lainya. Disana menyediakan panggung hiburan, jadi bilamana ada pengunjung yang ingin hiburan organ tunggal temu kangen bersama keluarga dan teman sekolah sambil nostalgia.

Dengan tiket masuk ini hanya Rp 6.000 (sudah termasuk pajak dan asuransi), pengunjung bisa mengeksplor sepuasnya destinasi wisata Ciamis yang berada di tebing sungai Citanduy ini. (Jujang/R6/HR-Online)