Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Banjar Berangsur Turun

Pasar Tradisional
Ilustrasi pasar tradisional. Foto: Net/Net

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Seminggu setelah Lebaran 1440 H, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Banjar mulai mengalami penurunan. Pantaun Koran HR di Pasar Langensari, Senin (10/06/2019), harga-harga bahan pokok mulai berangsur turun, meskipun belum semuanya kembali ke harga normal atau harga semula.

Menurut sebagian pedagang di Pasar Tradisional Langensari, kenaikan kebutuhan pokok selama musim Lebaran sudah biasa terjadi sejak memasuki H-3 Lebaran. Sedangkan, setelah melewati H+5 Lebaran, harga-harga biasanya akan turun hingga kembali ke harga normal.

Saat ini penurunan harga terjadi pada daging ayam broiler dan daging sapi, serta beberapa jenis sayuran. Harga daging ayam sayur (broiler) yang pada musim Lebaran kemarin hingga tembus di angka Rp 40 ribu per kilogram, kini mulai berangsur turun berada dikisaran Rp 33.000 sampai Rp 35 ribu per kilogramnya.

Begitu pula untuk harga daging sapi yang kini mulai berangsur turun dikisaran Rp 120 ribu sampai Rp 130 per kilogram, dari harga saat musim Lebaran tembus hingga Rp 150 ribu per kilogram.

Atik, salah seorang pedagang ayam broiler di Pasar Langensari, mengatakan, sejak H+4 Lebaran, harga sejumlah kebutuhan bahan pokok mulai berangsur turun. “Sekarang atau per hari ini (Senin-10/06/2019) daging ayam saya jual Rp 35 ribu per kilogram. Ya lumayan masih tinggi harganya, tapi Insya Allah seminggu setelah Lebaran bakal turun lagi. Kita ikuti hasil pembeliannya saja,” tuturnya.

Atik mengakui, ramainya permintaan daging selama Lebaran biasanya tak lebih satu minggu, yaitu H-2 hingga H+4 Lebaran. Setelah itu, biasanya pembeli mulai berkurang dan harga dagingpun mulai turun.

Meski sudah terjadi penurunan, namun harga-harga tersebut sebenarnya belum kembali ke harga normal. Untuk daging ayam sayur harga normalnya dikisaran Rp 27 ribu sampai Rp 30 ribu perkilogram. Begitupun harga daging sapi normalnya biasa dijual Rp 110 ribu per kilogram.

Sedangkan, untuk jenis sayuran, berdasarkan data dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (KUKMP) Kota Banjar, bahwa di Pasar Banjar, penurunan harga terjadi pada cabe merah biasa, bawang merah, bawang putih, dan tomat.

“Pada Lebaran kemarin atau sesuai data per tanggal 31 Mei 2019, cabe merah biasa menyentuh harga Rp 60 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 50 ribu. Kemudian, bawang merah yang sebelumnya mencapai Rp 32 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 28 ribu,” terang Kepala Dinas KUMKMP Kota Banjar, Saefudin, melalui Kasi Perdagangan Dalam Negeri, Budi, kepada Kotan HR via sambungan WA-nya, Selasa (11/06/2019).

Budi juga menyebutkan, untuk harga bawang putih dan tomat saat menjelang Lebaran masing-masing dijual Rp 35 ribu per kilogram dan Rp 14 ribu per kilogram. Namun, kini kedua jenis komoditi tersebut turun menjadi Rp 30 ribu per kilogram untuk bawang putih, dan Rp 12 ribu per kilogram untuk tomat.

“Pada prinsipnya, harga kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Kota Banjar sebelum dan sesudah Lebaran termasuk aman, atau tidak terjadi gejolak. Ya wajar kemarin ada sejumlah komoditi harganya naik cukup tinggi. Sekarang alhamdulillah berangsur turun, ada yang masih tetap, juga ada harga komoditi yang naik,” pungkas Budi. (Nanks/Koran HR)