Minat Baca di Kota Banjar Meningkat

Kabid Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Banjar, Kokom Komala. Photo : Sugeng/HR.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Minat baca di Kota Banjar, Jawa Barat, semakin meningkat. Tercatat kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) dari 20 orang per bulan kini menjadi 100 orang per bulan. 

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kota Banjar, H. Obang Subarman, didampingi Kabid Perpustakaan DKP Kota Banjar, Kokom Komala, saat ditemui HR Online, Kamis (20/06/2019), mengatakan, minat baca di Kota Banjar kini semakin meningkat.

“Para siswa semakin terangsang untuk datang ke Perpusda setelah adanya MoU antara pihak sekolah dengan Perpusda dalam Writing Class,” kata Kokom.

Para siswa maupun masyarakat umum mengetahui di mana tempat buku-buku yang dapat dibaca secara gratis, serta alamat Perpusda yang berada di Komplek Perkantoran Purwaharja, Jalan Brigjen. M Isa, Kota Banjar.

Selain MoU dengan 21 sekolah, lanjut Kokom, dalam upaya menumbuhkan minat baca, pihaknya juga sudah mengajak 25 desa dan kelurahan, serta 25 rumah KB.

Bahkan, 5 unit armada Perpustakaan Keliling juga ikut diterjunkan ke sekolah-sekolah di 4 kecamatan seluruh Kota Banjar.

“Perhari ini, kami memiliki 5 armada Perpustakaan Keliling, satu diantaranya hadiah dari Pusnas. Kami juga sudah mengajukan ke kota untuk menambah kembali jumlah armada, sehingga minat baca di Kota Banjar dapat lebih meningkat lagi,” terang Kokom.

Selain itu, pihaknya juga sudah mempersiapkan untuk Perpustakaan Digital atau e-Pusda yang saat ini sedang dalam proses. Perpustakaan Digital nantinya bisa di download melalui aplikasi Play Store di smartphone.

“e-Pusda Kota Banjar adalah kata kunci dalam pencarian yang nantinya dapat di download melalui Aplikasi Play Store, dan akan dilaunching sekitar bulan Oktober mendatang,” ungkapnya.

Kokom menambahkan, buku adalah jendela ilmu, buku juga sebagai sumber pengetahuan sehingga di era digital seperti sekarang ini pihaknya pun harus ikut serta mengembangkan minat baca warga masyarakat melalui buku-buku yang digital pula. (Sugeng/R3/HR-Online)

Loading...