Musim Kemarau, Nelayan Tradisional di Bojongsalawe Pangandaran Panen Ikan

Musim Kemarau, Nelayan Tradisional di Bojongsalawe Pangandaran Panen Ikan. Photo : Entang SR/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Musim kemarau, nelayan tradisional di Bojongsalawe, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mulai panen ikan hasil tangkapannya di laut.

Musim kemarau kali ini memang membawa berkah tersendiri bagi para nelayan tradisional di Bojongsalawe. Sudah dua pekan mereka panen ikan dengan menabur jaring arad ke laut sejauh 300 meter.

Seperti yang diungkapkan Rudi, salah seorang nelayan di Bojongsalawe, kepada HR Online, Minggu (30/06/2019), bahwa saat ini para nelayan sedang panen ikan. Satu kali tabur jaring bisa mendapatkan ikan kurang lebih 5 kuintal.

“Ya, alhamdulillah musim kemarau ini membawa keberuntungan buat nelayan, yang mana kita bisa panen ikan hasil tangkapan di laut. Kita menabur jaring arad ke laut sejauh 300 meter. Satu kali tabur jaring mendapatkan ikan kurang lebih 5 kuintal,” tuturnya.

Selain dijual ke bakul atau pengepul, lanjut Rudi, ikan hasil tangkapannya itu terkadang dijual langsung di lokasi kepada warga maupun wisatawan. Dalam sehari, nelayan bisa meraup pendapatan sekitar Rp 5 jutaan dari hasil penjualan ikannya.

“Dalam sehari kita bisa 4 sampai 5 kali tabur jaring ke laut. Mengenai harga ikan itu bervariatif, tergantung jenis ikannya, kita jual mulai dari harga 2.500 rupiah. Alhamdulillah, musim kemarau nalayan bisa meraup keuntungan,” ucap Rudi. (Ntang/R3/HR-Online)