Permainan Tradisional di Ciamis Dilombakan untuk Mengisi Libur Lebaran

permainan tradisional di Ciamis
Gebuk Bantal, salah satu permainan tradisional di Ciamis yang dilombakan di atas air dalam rangka mengisi libur lebaran 2019. Foto: Heri/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Berbagai lomba permainan tradisional di Ciamis digelar dalam rangka mengisi libur lebaran 2019. Permainan tersebut diantaranya Ngubyag ikan, cukang gombong, gebuk bantal dan lainnya yang biasa dilakukan di kolam ikan yang cukup besar atau di sungai yang dibendung.

Generasi Muda Rancatunjung (GMR), misalnya, komunitas yang terdiri dari sejumlah pemuda dari Rancatunjung, Majalaya, Desa Imbanagara Raya, Kabupaten Ciamis Jawa Barat ini menggelar berbagai permainan air tradisional di sebuah kolam ikan. Lomba permainan tradisional di Ciamis ini rutin digelar setiap lebaran

Ratusan anak-anak dan remaja ikut mendaftar kepada panitia di pinggir kolam ikan. Sejumlah panitia juga menyiapkan lomba yang akan dimainkan. Para peserta juga bisa mendapatkan hadiah menarik yang telah disediakan panitia.

Permainan tradisional di Ciamis yang dilombakan pada kesempatan tersebut diantaranya, menyeberang jembatan bambu atau cukang gombong. Pada permainan ini para peserta dilatih untuk menjaga keseimbangan. Para peserta dituntut bisa menyeberang di atas bambu yang digantung dari ujung ke ujung kolam.

Permainannya cukup sulit, banyak peserta yang terjatuh di tengah kolam sebelum tiba di ujung kolam. Namun, bagi peserta yang berhasil menyeberang telah tersedia berbagai jenis hadiah menarik.

Permainan tradisional lainnya yang dilombakan oleh GMR adalah gebuk bantal. Permainan ini dimainkan oleh dua pemain yang berlawanan. Keduanya duduk di atas bambu saling berhadapan dan saling pukul menggunakan bantal.

Pemain yang berhasil bertahan dan tidak terjatuh dinyatakan sebagai pemenang dan bisa masuk ke babak selanjutnya. Begitu terus hingga akhirnya ada yang keluar sebagai juara. Selain melatih keseimbangan, permainan ini juga berguna untuk melatih kekuatan.

Permainan tradisional yang dilombakan lainnya adalah menangkap bebek. Dalam permainan ini peserta dituntut bisa menangkap seekor bebek yang sudah dilepas panitia di kolam yang cukup dalam. Lantaran kolamnya cukup dalam, banyak peserta yang sulit untuk berlari mengejar bebek.

Ada juga permainan tradisional panjat pinang. Panjat pinang ini terbagi dua, yakni panjat pinang untuk anak-anak dan panjat pinang untuk dewasa. Permainan ini berguna untuk melatih kerjasama tim.

Permainan yang digelar memang cukup sederhana, namun berhasil menghibur anak-anak yang antusias mengikuti berbagai lomba permainan tradisional ini. Selain itu, lomba yang digelar juga merupakan alternatif untuk mengisi libur lebaran saat jalan raya ramai dan macet karena arus mudik dan arus balik. Sementara berbagai destinasi wisata juga begitu penuh dengan wisatawan dari luar daerah.

“Alhamdulillah, anak-anak di sini merasa terhibur dan antusias mengikuti berbagai permainan tradisional. Lomba-lomba seperti ini sudah rutin digelar setiap tahun. Selain hiburan, tujuannya juga untuk terus menghidupkan dan mengingatkan tradisi permainan di suasana lebaran kepada anak-anak zaman sekarang,” ujar Devi, panitia lomba sekaligus anggota GMR,  Jumat (7/5/2019).

Devi menambahkan dengan permainan tradisional di Ciamis tersebut sekaligus bisa sejenak menjauhkan anak-anak dari ketergantungan terhadap smartphone dan gadget lainnya. Menurutnya, anak-anak harus sering diajak untuk bermain di alam dan memainkan berbagai permainan tradisional.

“Untuk permainan di kolam ini dilaksanakan hanya satu hari. Tujuannya untuk mengajak bermain anak-anak, sekaligus sebagai sarana silaturahmi dengan warga, halalbihalal. Di sini yang berpartisipasi kan bukan hanya anak-anak, namun banyak juga orang dewasa yang nonton,” katanya.

Sementara Cecep, salah seorang anak yang ikut dalam berbagai perlombaan, mengaku senang dapat mengisi libur lebaran dengan memainkan berbagai permainan tradisional. Ia mengaku ikut menikmati permainan seperti menangkap bebek dan cukang gombong walaupun tak berhasil mendapat hadiah.

“Udah seneng bisa main cukang gombong dan nangkap bebek, walau hadiahnya nggak dapat, susah mainnya, tapi seru bisa main sama teman-teman,” katanya. (Her2/R7/HR-Online)