Populasi Ayam Sentul di Ciamis Semakin Meningkat

Populasi Ayam Sentul di Ciamis Semakin Meningkat. Photo : Istimewa.

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Populasi ayam sentul di Ciamis, Jawa Barat, kini semakin meningkat. Ayam sentul merupakan ayam ras asal Ciamis yang saat ini mulai banyak dikembangkan di luar daerah.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis, Otong, mengatakan, ayam sentul sebetulnya sudah ada sejak tahun 90-an. Namun, masyarakat belum tahu secara detail mengenai warna dan ciri khas dari ayam sentul itu seperti apa.

“Masyarakat belum mengetahui secara detail mengenai ciri khas ayam sentul dikarenakan ciri ayam tersebut hampir sama dengan ayam kampung biasa,” ujarnya, kepada HR Online, Kamis (13/06/2019).

Lanjut Otong, pembibitan ayam sentul sendiri sudah mulai dilakukan di masyarakat dengan membentuk kelompok. Namun, ada satu kendala dalam pembentukan telur menjadi DOC ayam, yaitu keterbatasan dalam mesin tetas.

Meskipun adanya keterbatasan di mesin tetas, tetapi masyarakat juga melakukan pembudidayaan ayam sentul secara manual, yang langsung dierami oleh induknya. Jadi, di lapangan banyak masyarakat yang mempunyai ayam sentul.

“Ada beberapa populasi ayam sentul di masyarakat, diantaranya ayam sentul jenis batu, sentul abu, sentul emas, dan masih banyak lagi untuk jenis-jenis ayam sentul yang berkembang di masyarakat. Itu merupakan sebuah pembuktian bahwa populasi ayam sentul di Ciamis masih banyak dan diminati,” jelasnya.

Menurut Otong, populasi ayam sentul di Ciamis semakin berkembang, terlebih sekarang ini ada sebuah perusahaan besar di daerah Panumbangan yang sudah melakukan breeding fam ayam sentul dengan skala besar. Hal itu merupakan sebuah pembuktian bahwa ras ayam sentul semakin diminati.

Kendati demikian, tidak bisa dipungkiri kalau ternyata di kota-kota lain juga ikut mengembangkan populasi ayam sentul dikarenakan keunggulan dari ras ayam tersebut produksi telurnya mampu mencapai 40 butir. Selain itu, dagingnya pun sama dengan ayam kampung biasa.

“Itu yang menyebabkan pengembang-pengembang di luar Ciamis ikut mengembangkan popopulasi ayam khas Ciamis ini,” pungkas Otong. (Fahmi/R3/HR-Online)