Pusat Perkantoran Pemkab Pangandaran Segera Dibangun

Bupati Pangandaran bersama rombongan saat meninjau lokasi perkantoran Pemkab Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),-Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata memastikan pusat perkantoran Pemkab Pangandaran akan dibangun tahun 2020 di Dusun Karangkamulyan, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Menurut Jeje, pusat perkantoran Pemkab Pangandaran yang saat berada di sekitar Alun-alun Parigi hanya sementara saja. Selain itu, nantinya lokasi tersebut dijadikan pendopo atau tempat penerimaan tamu kehormatan.

“Saat ini kita sedang merencanakan pembangunan perkantoran sesuai Undang-undang DOB No 21 tahun 2012 tentang Pembentukan Kabupaten Pangandaran yang mana merupakan syarat sebagai ibu Kota Kabupaten berada di Kecamatan Parigi,” kata Jeje Wiradinata saat diwawancara Koran HR di lokasi peninjauan, Selasa (11/6/2019).

Jeje menambahkan, saat ini pemerintah sedang menyusun Detail Engineering Design (DED) perkantoran yang berharap di tahun 2020 sudah terbangun. Sementara di tahun 2021 perkantoran tersebut sudah bisa digunakan.

“Saat ini sedang lelang pembangunan taman pusat perkantoran atau Alun alun terlebih dahulu, anggarannya bersumber dari provinsi sebesar Rp 18 miliar. Sedangkan DED perkantoran sedang kita buat perkiraan bulan Oktober akan ada gambaran bentuk perkantorannya,” jelas Jeje Wiradinata lagi.

Adapun lahan yang akan disiapkan, lanjut Jeje, seluas 22 hektar. Untuk membangun perkantoran tersebut, diprediksi bisa memakan anggaran hingga Rp 200 miliar.

“Akses jalan nanti diperlebar, ada median jalannya ya, seperti jalan-jalan ibu kota kabupaten lainnya,” pungkas Jeje

Sementara itu, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Pangandaran, Tatang Mulyana, mengatakan, proses penentuan lokasi pusat perkantoran Pemkab Pangandaran tersebut sangat panjang dan rumit. Pasalnya, ada 1 warga yang tidak mau memberikan tanahnya untuk diganti. Karena itu, disepakati dikembalikan ke lokasi penentuan awal, yakni di Desa Cintakarya yang lokasinya dekat Kampus Unpad PSDKU Pangandaran.

“Ada 1 warga yang tidak memberikan tanahnya untuk diganti, makanya diambil pilihan yang awal, yaitu di Cintakarya yang tanahnya seluas 22 hektar,” kata Tatang.

Pembangunan yang diperkirakan mulai tahun 2020 tersebut, kata Tatang, sampai saat ini tdak ada hambatan. Bahkan rencananya akan ada uji publik dengan masyarakat sekitar lokasi pusat perkantoran.

“Banyak pertimbangan sebelum ditentukan lokasi pusat perkantoran Pemkab Pangandaran tersebut. Harapannya mudah-mudahan lancar sesuai apa yang direncanakan,” pungkas Tatang Mulyana. (Mad/Koran-HR)