Sudah Dua Tahun Dibangun, TPAS Lintungpaku Ciamis Belum Difungsikan

TPAS Lintungpaku
TPAS di Dusun Lintungpaku, Desa Karangpawitan, dipertanyakan lantaran sejak dua tahun dibangun, hingga saat ini belum difungsikan. Foto : Eji Darsono/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Lintungpaku, Desa Karangpawitan, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, dipertanyakan.

Pasalnya sejak dua tahun dibangun, hingga saat ini belum difungsikan. Belum berfungsinya TPAS, mengakibatkan banyak warga membuang sampah sembarangan.

Asep Saepudin (35), warga sekitar, Senin (24/06/2019), menutukan, TPAS di Dusun Lintungpaku, Desa Karangpawitan, dibangun sekirar dua tahun lalu. Namun, entah apa sebabnya hingga saat ini belum difungsikan.

Malah keberadaannya, kata Asep, seakan-akan dibiarkan begitu saja. Menurut dia, banyak warga berharap agar TPAS tersebut segera diberdayakan. Tidak lain agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Farid, warga RT 04 RW, 16 Dusun Lintungpaku, menerangkan, lokasi TPAS tersebut memiliki luas sekitar 5 hektar. TPAS ini merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Menurut Farid, belum difungsikannya TPAS tersebut diduga karena masih ada fasilitas lain yang diperlukan. Sebab termasuk akses jalan menuju lokasi baru separuhnya yang diaspal.

Karena keberadaannya dibiarkan begitu saja, kata Farid, maka lokasi tersebut ditumbuhi rumput liar dan pepohonan. Informasinya, di bagian tepi Sungai Cimuntur akan disertai Tembok Penahan Tebing (TPT).

“Mungkin itu yang menjadi alasan TPAS belum juga difungsikan,” katanya.

Karsa, warga lainnya, mengatakan, akibat belum berfungsinya TPAS, banyak warga yang mencari alternatif lain untuk tempat membuang sampah. Pada umumnya, sungai-sungai menjadi pilihan mereka.

Apabila hal tersebut terus terjadi, kata Karsa, lambat laun akan berdampak terhadap pencemaran atau menyumbat saluran air. Menyikapi hal itu, alangkah baiknya TPAS tersebut segera difungsikan, meski fasilitasnya belum lengkap.

Di tempat terpisah, Kades Kawali, Ismail Marzuki, mengatakan, akibat belum berfungsinya TPAS, terkadang TPS Pasar Kawali, yang khusus disediakan untuk warga pasar, dijadikan pilihan tempat pembuangan oleh masyarakat.

Meski, sudah diberi peringatan atau larangan melalui tulisan, tetap saja masyarakat membuang sampah kesana. Agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, semestinya TPAS segera difungsikan.

“Bahkan, alangkah baiknya disediakan dengan kendaraan roda empatnya, yang khusus untuk mengangkut sampah dari wilayah Kawali dan sekitarnya ke TPAS Lintungpaku,” pungkasnya. (Dji/Koran HR)