Patah Tulang Punggung, Warga Ciamis Ini Butuh “Uluran Tangan”

Uluran Tangan
Sela Amelia (8), anak dari Pasutri Alman Nugraha dan Lia Amalia, membutuhkan bantuan. Kedua orangtuanya tidak mampu membiayai operasi patah tulang punggung. Foto : Eji Darsono/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sela Amelia (8), anak dari Pasutri Alman Nugraha dan Lia Amalia, warga RT 01 RW 08 Dusun Singandaru, Desa Kawalimukti, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, membutuhkan uluran tangan pemerintah. Pasalnya, kedua orang tua tidak mampu membiayai operasi setelah tulang punggung Sela mengalami patah.

Alman Nugraha, ayah kandung Sela, Selasa (25/06/2019), mengatakan, Sela Amalia mengalami patah tulang di bagian punggung. Sela terbentur ayunan ketika sedang bermain bersama teman-temannya.

“Awal kejadian memang tidak menunjukan pertanda apa-apa. Sebab, masih bisa berjalan normal. Namun, lama-kelamaan tidak bisa beraktifitas, sehingga hanya bisa berbaring,” kata Alman.

Menurut Alman, Sela sempat dibawa berobat ke salah seorang dokter. Berdasarkan diagnosa, ternyata Sela mengalami patah tulang di bagian punggung dan harus dioperasi. Karena terbentur biaya, dia hanya berharap uluran tangan, baik dari dermawan atau pemerintah.

“Kami sekeluarga hanya bisa pasrah. Terlebih kartu BPJS sudah dinon-aktifkan karena beberapa tahun menunggak. Tunggakan itu sendiri mencapai Rp. 2,5 juta. Sedangkan untuk operasi dibutuhkan biaya sebesar Rp. 10 juta,” katanya.

Atik, warga sekitar, mengaku prihatin dan kasihan kalau sampai Sela tidak bisa melewati masa kanak-kanaknya dengan penuh kebahagiaan. Melihat ketidakmampuan kedua orang tuanya, dia berharap ada uluran tangan dari dermawan aau pemerintah.

“Sebab bagaimanapun orang tuanya sangat membutuhkan bantuan untuk biaya operasi,” katanya. (Edji/Koran HR)