Warga Tunggu Kelanjutan Rencana Revitalisasi Alun-alun Langensari

Alun-alun Langensari
Kawasan Alun-alun Langensari, Kota Banjar. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Warga Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, saat ini sedang menunggu kabar lebih lanjut terkait tahapan penataan ulang atau revitalisasi Alun-alun Langensari yang akan menelan anggaran Rp 20 miliar dan rencana pembangunannya dilaksanakan tahun 2020 mendatang.

Sedangkan, yang ditunggu warga saat ini terkait penyusunan DED di tahun 2019 ini, yang mana konsultan akan melibatkan warga untuk berdiskusi, sebagaimana tim yang dibentuk sebelumnya dan telah dituangkan dalam surat persetujuan.

Hal itu ditegaskan Ketua BPD Langensari, Joni, yang juga salah satu anggota tim tersebut, kepada Koran HR, belum lama ini. “Kami belum tahu, sudah sejauh mana proses rencana penataan ulang Alun-alun Langensari itu. Sejak menyerahkan surat persetujuan warga kepada Bappeda, belum ada informasi lagi kepada kami,” katanya.

Menurut Joni, justru informasi lebih lanjut yang kini sedang ditunggu-tunggu oleh warga, terlebih dalam persetujuan point kedua disebutkan, bahwa delegasi atau perwakilan warga untuk mendampingi konsultan dalam proses pelaksanaan pembangunan penataan Alun-alun Langensari.

“Di dalam surat persetujuan itu kami akan diajak diskusi dalam penyusunan DED, yang mana DED disusun tahun 2019 ini. Tapi nyatanya sampai sampai saat ini tim belum menerima ajakan diskusi, atau belum menerima informasi lebih lanjut dari pihak konsultan maupun dari Bappeda sendiri,” ucapnya.

Pada prinsipnya, lanjut Joni, warga dan Pemerintah Desa Langensari menyetujui mengenai rencana pembangunan penataan Alun-alun Langensari, dengan aset tanah tetap menjadi milik Desa Langensari, dan pengelolaannya dilakukan oleh Desa Langensari.

Sementara itu, dalam pemberitaan Koran HR sebelumnya, Kepala Bidang Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banjar, Suyitno, menyebutkan bahwa dalam penyusunan DED, nantinya konsultan akan meminta pendapat atau melakukan diskusi dengan warga setempat, terkait konsep apa yang diinginkan atau setidaknya ada muatan lokalnya.

Dikonfirmasi kembali sebelum libur Lebaran, Suyitno, menegaskan, bahwa penataan atau revitalisasi Alun-alun Langensari di tahun 2019 ini sedang dalam penyusunan DED oleh konsultan sebagaimana tahapan yang telah ditentukan.

“Untuk revitalisasi Alun-Alun Langensari di tahun 2019 ini masih sedang dalam penyusunan DED oleh konsultan. Sementara, untuk pembangunannya bisa dimulai tahun 2020,” singkatnya.

Meski demikian, Suyitno belum memberikan penjelasan lebih jauh, termasuk mengenai koordinasi lebih lanjut dengan warga setempat. (Nanks/Koran HR)