1.321 Mahasiswa Universitas Galuh Ikuti Pembekalan KKN-PPM Periode II

1.321 Mahasiswa Unigal Ikuti Kegiatan KKN-PPM Periode II
1.321 Mahasiswa Unigal saat mengikuti Kegiatan Pembekalan KKN-PPM Periode II, di Auditorium Univesitas Galuh. Foto Deni Supendi/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 1.321 orang mahasiswa Universitas Galuh dijadwalkan mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode II Tahun Akademik 2018/ 2019.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat/ LPPM Unigal, Ir. Sudrajat, M.P., saat memberikan sambutan pada acara pembekalan Kegiatan KKN-PPM Periode II, membenarkan hal itu.

Ajat menjelaskan, berdasarkan pasal 20 ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa salah satu kewajiban perguruan tinggi adalah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dan sebagai salah satu wujud nyata dari pengabdian kepada masyarakat, Universitas Galuh menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN sendiri dilaksanakan tiap semester atau dua kali dalam satu tahun.

Menurut Ajat, pada periode II tahun akademik 2018/ 2019, Universitas Galuh menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM). Kegiatan ini merupakan program pembelajaran dan pengabdian bagi mahasiswa dan dosen, sekaligus sebagai wahana pemberdayaan masyarakat.

Tema yang diangkat pada KKN-PPM periode II tahun akademik 2018/ 2019 adalah “Optimalisasi Potensi Desa Dalam Memperkuat Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Ciamis”.

Dengan tema tersebut, diharapkan mahasiswa dapat mengimplementasikan metode-metode pemberdayaan masyarakat yang diperolehnya di bangku kuliah pada masyarakat sesungguhnya.

Hal tersebut berarti bahwa di satu sisi mahasiswa belajar memberdayakan masyarakat dan pada sisi lain masyarakat tumbuh mandiri sebagai hasil dari program pemberdayaan yang dilaksanakan mahasiswa.

Lebih lanjut, Ajat mengungkapkan, KKN Periode II Tahun akademik 2018/ 2019, akan dilaksanakan selama satu bulan, mulai tanggal 23 Juli sampai dengan 22 Agustus 2019. KKN-PPM kali ini diikuti sekitar1.321 orang mahasiswa dari empat fakultas. Diantaranya Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum dan Fakultas Pertanian.

Mahasiswa peserta KKN-PPM akan ditempatkan di 45 desa yang tersebar di 6 kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Sadananya (6 Desa), Cikoneng (5 Desa), Sindangkasih (8 Desa), Cihaurbeuti (8 Desa), Panumbangan (13 Desa), dan Sukamantri (5 Desa).

Sedangkan dosen pembimbing lapangan yang ditugaskan pada KKN-PPM Periode II tahun akademik 2018/ 2019 berjumlah 15 orang (1 orang 3 desa).

Terkait pemberangkatan, Ajat menambahkan, pemberangkatan peserta KKN-PPM ke lapangan akan dilaksanakan pada Selasa pagi (23/07/2019), dari halaman Pendopo Kabupaten Ciamis. Peserta KKN-PPM akan dilepas langsung oleh Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya.

Mengawali kegiatan KKN-PPM periode II tahun akademk 2018/ 2019, hari ini dilaksanakan acara pembekalan peserta. Pembekalan ini merupakan tahapan penting dan wajib diikuti mahasiswa peserta KKN.

Pembekalan ini memiliki nilai strategis karena peserta diberikan pemahaman dan materi mengenai tugas-tugas teknis serta beban kerja yang harus ditempuh selama mengikuti kegiatan di lapangan.

Mahasiswa peserta KKN diberi pembekalan konseptual mengenai penguatan ekonomi masyarakat melalui optimalisasi potensi desa yang menjadi tema kegiatan KKN-PPM periode II tahun akademik 2018/ 2019.

Selain dosen pembimbing lapangan, panitia juga menghadirkan narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk menyampaikan materi tentang Peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui penggalian atau pengembangan potensi desa.

Kemudian narasumber dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk menyampaikan materi tentang peran kelompok masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.

Apresiasi Upaya Dukung Program Pemerintah

Ketua Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis (YPGC), H. Otong Husni Taufik, S.Ip.,M.Si, mengapresiasi upaya LPPM Unigal dalam mendukung program pemerintah, menyiapkan sumber daya manusia yang ditujukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Upaya itu, kata Otong, merupakan bentuk pembelajaran yang dapat menambah pengalaman mahasiswa Unversitas Galuh dalam bekerjasama dengan masyarakat. Tepatnya pengalaman kerjasama dalam memecahkan dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Implementasikan Agenda LPPM Unigal

Senada dengan itu, Rektor Unigal, DR. H. Yat Rospia Brata, M.Si, mahasiswa peserta kegiatan KKN-PPM periode II dapat mengimplementasikan agenda serta program kerja yang sudah diarahkan pihak LPPM Unigal.    

Yat menegaskan, KKN-PPM memiliki tujuan untuk meningkatkan kepedulian dan kemampuan mahasiswa Universitas Galuh mempelajari dan mengatasi permasalahan sosial dan ekonomi. Yakni, melalui bantuan penyusunan rencana dan pendampingan pada program dan potensi ekonomi desa. (Deni/R4/HR-Online)