Atlet O2SN Ciamis Siap Bersaing di Tingkat Provinsi

atlet o2sn Ciamis
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya melepas para atlet O2SN Ciamis yang akan mengikuti O2SN tingkat Provinsi Jawa Barat di Cirebon, Jum'at (12/7/2019).

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 22 atlet Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) asal Kabupaten Ciamis siap bersaing di O2SN tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan diselenggarakan di Kabupaten Cirebon 12-15 Juli 2019.

Kontingen O2SN yang terdiri dari 12 atlet jenjang SD dan 10 atlet jenjang SMP dilepas oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Jumat (12/7/2019) di Aula Dinas Pendidikan Ciamis. 

“Kontingen Kabupaten Ciamis akan membawa sebanyak 22 orang atlet ditambah official dan pelatih sebanyak 24 orang, sehingga total 46 orang,” ujar Plt Kadisdik Ciamis, Andang Firman.

Kata Andang, lomba yang akan dipertandingkan sebanyak 6 cabang olahraga yaitu, Senam, Renang, Atletik, Bulutangkis, Karate dan Pencak Silat. 

“Unggulan di Ciamis yakni pencak silat, renang dan senam, mudah-mudahan setiap mata lomba mendapatkan medali,” ucapnya. 

Sementara itu, Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, MM berharap atlet O2SN asal Ciamis bisa membawa medali lewat pertandingan yang sportif.

Kata dia, Ciamis mempunyai potensi yang luar biasa terutama dalam bidang olahraga. 

“Kemarin ada atlet renang perempuan yang sudah mempunyai reputasi Nasional dan membawa harum nama Ciamis, dan mudah-mudahan nanti atlet yang akan ke Cirebon ini bisa kembali mengharumkan nama Ciamis di bidang olahraga,” ucapnya. 

Herdiat pun berpesan kepada para atlet O2SN Ciamis agar memperhatikan beberapa hal dalam bertanding yaitu percaya diri, jangan minder. Kata dia, biasanya atlet-atlet Ciamis terkadang suka minder dahulu sebelum bertanding.

“Jangan takut dan minder harus percaya diri, insyaalloh kalau percaya dirinya kuat akan berhasil dan menang. Mudah-mudahan atlet Ciamis bisa mengharumkan nama Ciamis baik di tingkat Provinsi maupun Nasional,” tandasnya. 

Lebih lanjut Herdiat mengatakan, olahraga ini tidak instan, tetapi harus melalui pembinaan, pelatihan yang terprogram, terencana dan terstruktur dalam tahapan usia.

“Harus ada pembinaan, pelatihan yang terprogram, terencana dan tertrukstur dalam setiap tahapan usia,” katanya. (Jujang/R7/HR-Online)