Belasan Anak Punk dan 2 Penjual Miras Terciduk Razia Polres Ciamis

Razia Polres Ciamis
Belasan anak punk diamankan Polres Ciamis, Jum'at (26/7/2019) malam. Foto: Dokumentasi Polres Ciamis.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Sebanyak 13 anak punk dan dua penjual minuman keras (miras) terciduk razia Polres Ciamis, Jum’at (26/7/2019) malam. Razia yang dilakukan mulai pukul 21.00 WIB sampai tengah malam tersebut melibatkan 26 Polsek yang ada di Ciamis.

“Razia yang kami lakukan merupakan bagian dari Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) yang bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Ciamis supaya tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Bismo Teguh Prakoso, Kapolres Ciamis.

Selain melibatkan petugas kepolisian dari berbagai Polsek, razia yang berlangsung tadi malam itu juga mengundang sejumlah wartawan. Setidaknya ada 197 wartawan dari berbagai media massa, baik elektronik maupun cetak dan online ikut meliput razia tersebut.

“Sasaran kami dalam patroli ini adalah tempat-tempat yang rawan curanmor dan rawan geng motor, termasuk juga patroli ke lokasi yang rawan terjadi perampokan. Selain itu kami juga melakukan razia miras, prostitusi dan penyakit masyarakat lainnya,” terang Bismo.

Bismo mengatakan, dari razia yang dilakukan Polres Ciamis, sebanyak 13 anak punk berhasil diciduk dan diamankan. Selain itu ada juga 2 orang penjual miras yang diamankan bersama barang bukti berupa 42 botol miras dari berbagai jenis.

“Kami sebelumnya mendapat laporan dari masyarakat terkait keberadaan anak punk yang meresahkan, karena itu kami langsung terjun ke lokasi untuk mengamankan anak punk tersebut, kami langsung bawa ke Mapolres Ciamis,” terang Bismo.

Lebih lanjut Bismo mengatakan, belasan anak punk tersebut dibawa ke Mapolres Ciamis untuk diamankan dan dilakukan pembinaan.

“Dilakukan pembinaan agar mereka tidak kembali lagi ke jalanan, jika memungkinkan kami akan pulangkan ke tempat asalnya,” kata dia.

Sementara, selama patroli dan razia berlangsung, AKBP Bismo menyebut, suasana aman dan kondusif.

“Selama patroli dan razia berlangsung, suasana aman dan kondusif,” pungkasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, keberadaan anak punk ini seringkali meresahkan masyarakat. Tercatat beberapa kali dilakukan razia, salah satunya di Kecamatan Kawali. Bahkan masyarakat memasang spanduk penolakan anak punk. (Ndu/R7/HR-Online)

Berita Terkait Anak Punk:

Warga Resah, Spanduk Anak Punk Dipasang di Kawali

Pedagang Mengeluh, Anak Punk di Kawali Maksa Ngamen

Belasan Anak Punk di Kawali Terjaring Razia Satpol PP Ciamis