Di Ciamis, Bantuan Rutilahu dari Pemprov Jabar Tak Kunjung Cair

rutilahu di Ciamis
Rumah warga yang tak kunjung dapat bantuan Rutilahu di Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto: Edji/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Bantuan untuk rumah tidak layak huni (rutilahu) dari pemerintah provinsi Jawa Barat tahun 2019 hingga saat ini belum juga cair di Kabupaten Ciamis. Padahal saat ini sudah memasuki pertengahan tahun.

Calon penerima bantuan rutilahu asal Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Alkomah mengatakan, belum mendapatkan lagi informasi rumahnya akan diperbaiki lewat program rutilahu.

“Belum ada info lagi, katanya kemarin masih diurus-urus sama pihak desa,” ujarnya.

Dia berharap bantuan bisa segera turun, agar rumahnya bisa segera diperbaiki. “Rumah saya sudah lapuk, saya tak bisa memperbaikinya, suami saya sudah renta tak mampu membiayai untuk perbaikan rumah,” jelasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis, H Tino Armyant, mengakui hingga saat ini alokasi anggaran untuk rutilahu yang bersumber dari Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Provinsi Jawa Barat belum juga cair.

“Baru diajukan ke Propinsi, mudah-mudahan akhir bulan Juli ini bisa segera cair,” ucapnya.

Dia menyebut, sebanyak 980 rumah tidak layak huni (rutilahu) di 35 Desa se-Kabupaten Ciamis akan mendapat bantuan rehab dari Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Provinsi Jawa Barat. 

Kata dia, masing-masing penerima bantuan rutilahu akan mendapatkan 17,5 juta rupiah, nanti pada proses pembangunannya akan didampingi oleh fasilitator.

Bantuan Rp 17,5 juta tersebut, kata H Tino, digunakan untuk membeli bahan dan upah. Menurutnya, dengan nominal uang tersebut tidak mungkin bisa menyelesaikan pembangunan rumah tidak layak huni. 

“Harus ada swadaya dan bantuan masyarakat baik materi maupun tenaga, agar bisa selesai,” jelasnya. 

Lanjutnya, jumlah penerima bantuan rutilahu dari Banprov kali ini lebih besar dari tahun 2018. Tahun lalu hanya sekitar 450 unit rumah, sekarang hampir naik dua kali lipat. 

“Alhamdulillah, usulan yang masuk kita verifikasi dulu, kalau layak kita usulkan ke Propinsi, sekarang lebih banyak tahun depan, mudah-mudahan lebih banyak agar masyarakat bisa punya rumah yang layak huni,” jelasnya. 

Bantuan rutilahu ini mulai disalurkan April kepada masyarakat. Pihak Dinas akan terus memantau program rutilahu ini, agar bisa berjalan dengan baik. (Jujang/R7/HR-Online)

Berita Terkait Bantuan Rutilahu:

Rumahnya Sering Difoto, Warga Ciamis Ini Pertanyakan Bantuan Rutilahu

Tahun 2019, Ciamis Dapat 980 Bantuan Rutilahu