Waspadai 9 Tanda Tubuh Anda Dipenuhi Racun!

Waspadai 9 tanda tubuh Anda dipenuhi racun, karena bila tidak segera ditangani dengan baik maka racun yang ada di dalam tubuh akan semakin menumpuk. Photo : Ilustrasi.

Waspadai 9 tanda tubuh Anda dipenuhi racun, karena bila tidak segera ditangani dengan baik maka racun yang ada di dalam tubuh akan semakin menumpuk. Dengan kondisi demikian kesehatan tubuh pun akan semakin terganggu.

Tubuh sering beraksi saat Anda terserang penyakit. Tetapi, sebagian orang mengabaikan tanda-tanda ketika tubuh sedang tidak sehat. Mungkin hal ini terjadi akibat adanya racun di dalam tubuh yang mengganggu fungsi kesehatan.

Karena tanpa disadari, dalam setiap harinya kita sebenarnya memasukkan cukup banyak racun ke dalam tubuh. Contoh, saat berada di jalan raya dan menghirup asap kendaraan bermotor, berarti kita sudah memasukkan cukup banyak racun ke dalam tubuh. Selain itu, makanan yang dikonsumsi juga bisa saja memiliki kandungan zat beracun.

Sebetulnya tubuh memiliki mekanisme tersendiri untuk membuang berbagai macam racun. Organ tubuh yang menangani masalah racun adalah hati, dan itu biasanya prosesnya berlangsung ketika kita tidur malam.

Namun sayangnya, pola gaya hidup tidak sehat seperti pola makan yang buruk, malas berolahraga, sering begadang, dan sering merokok mengakibatkan proses pembuangan racun atau detoksifikasi tidak dapat berjalan maksimal, sehingga racun terus menumpuk di dalam tubuh.

Karena itu, waspadai 9 tanda tubuh Anda dipenuhi racun lantaran sangat penting memahami gejala yang dialami tubuh. Dirangkum HR Online dari berbagai sumber, Kamis (25/07/2019), berikut ini beberapa tanda tubuh sudah penuh dengan racun yang patut untuk kita waspadai.

Insomnia

Jika tubuh penuh dengan racun, maka hal pertama yang akan dirasakan adalah insomnia atau susah tidur. Penyebabnya oleh kekacauan hormon di dalam tubuh, termasuk hormon kortisol yang dapat mempengaruhi kebiasaan tidur siang.

Sebagai informasi, hormon tersebut biasanya akan lebih tinggi jumlahnya di pagi hari. Namun, karena racun di dalam tubuh terus menumpuk, maka jumlah hormon kortisol di malam hari malah semakin meningkat. Inilah yang membuat kita mengalami susah tidur.

Susah Buang Air Besar

Susah buang air besar tak selalu disebabkan oleh kebiasaan makan yang atau kurang memenuhi asupan air putih. Hal ini bisa saja terkait dengan racun yang terus menumpuk di dalam tubuh.

Masalahnya adalah bila kita mengalami konstipasi dalam waktu lama, maka tubuh tidak akan mampu membuang zat-zat sisa atau racun lewat buang air besar. Racun-racun ini pun akan terus menumpuk di dalam tubuh yang membuat kondisi tubuh semakin parah.

Sembelit

Konstipasi atau sembelit bisa membuat perut sakit, lelah, pegal, dan nyeri. Setiap hari usus menyingkirkan banyak racun dari kehidupan kita. Tapi ketika mengalami sembelit, tubuh akan menyimpan semua racun tersebut, serta memberikan efek buruk pada tubuh.

Saat kita mengopncumsi makanan, secara tidak sengaja banyak bahan kimia menyertainya, seperti penyedap rasa buatan, pengawet, dan pewarna. Usus yang tugasnya mencerna, mau tak mau harus menyortir lalu membuangnya, meski seringkali tidak semuanya bisa dihilangkan.

Sebagai solusinya, Anda harus mengonsumsi sayuran, biji-bijan, dan minum banyak air putih guna membantu pergerakan usus. Selain itu, konsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral juga bisa membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh Anda.

Sulit Turunkan Berat Badan

Apabila racun di dalam tubuh sudah semakin menumpuk, kita akan kesulitan menurunkan berat badan meskipun telah berusaha dengan melakukan program diet. Sebab, keberadaan racun yang bersifat lipofilik terus menempel pada tumpukan lemak di dalam tubuh.

Selain itu, mengalami berat badan yang tidak stabil mungkin menjadi salah satu tanda adanya racun di tubuh. Terlebih jika Anda sudah berolahraga secara teratur, tapi berat badan tak kunjung ideal.

Racun yang menumpuk dalam tubuh itu bisa terjadi dari gangguan hormon. Sebagai solusinya, Anda harus memperbaiki diet dengan cara mengonsumsi lebih banyak sayur agar proses detoksifikasi dapat berjalan lebih baik.

Gangguan Kesehatan Kulit

Salah satu tanda paling jelas dari tubuh yang sudah dipenuh racun adalah munculnya gangguan kesehatan kulit. Contohnya, kalau kita sering mengalami bisul, jerawat, atau gatal-gatal yang cukup parah tanpa sebab, ada kemungkinan racun sudah menumpuk dalam tubuh. Untuk mengatasinya, kita harus segera melakukan detoks.

Selain itu, mata bengkak dan eksim juga bisa menjadi tanda bahwa kandungan racun sudah melewati ambang batas, sehingga tidak dapat ditoleransi lagi oleh tubuh Anda.

Penyebabnya cukup beragam, bisa dari produk perawatan sehari-hari yang Anda pakai seperti sampo, kondisioner, sabun, dan lotion.

Sering Sakit Kepala

Kalau kita sering menerapkan pola makan yang buruk, seperti sering mengonsumsi makanan tinggi MSG, bahan kimia, bahan pengawet, dan bahan-bahan yang mengandung racun lainnya, maka kita pun menjadi lebih rentan terkena sakit kepala secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.

Tubuh Selalu Merasa Lelah

Meskipun sudah tidur cukup atau mengonsumsi makanan yang mampu menyediakan energi, namun tubuh akan tetap merasa lelah lantaran menumpuknya racun di kelenjar adrenal.

Berdasarkan penilitian, hubungan antara kelelahan kronis dengan paparan racun di lingkungan sekitar, seperti pestisida, pelarut, serta logam-logam berat berbahaya. Ketika racun sudah terlalu banyak di dalam tubuh bisa menyebabkan ginjal, dan hari-hari Anda dipaksa bekerja ekstra untuk menghilangkannya.

Direktur Medis pada CityMD, Dr. Janette Nesheiwat, menjelaskan, jika kita memaksa ginjal untuk bekerja terlalu keras, lama-lama fungsinya akan melambat. Hal ini mengakibatkan penumpukan racun yang pada akhirnya menyebabkan gejala kelelahan dan kekurangan energy.

Bau Napas

Makanan tak selalu menjadi penyebab bau napas. Bisa jadi hal ini disebabkan adanya gangguan sistem metabolisme. Jika usus besar tak lagi berfungsi dengan semestinya, maka racun akan terus menumpuk di dalam perut, dan akhirnya memicu produksi aroma yang tidak sedap, serta mempengaruhi bau napas kita.

Sensitif Terhadap Aroma

Bila Anda mengalami reaksi berlebihan terhadap wewangian, hal itu bisa menandakan Anda sensitif terhadap bahan kimia. Tapi, hal ini pun bisa menjadi tanda tubuh Anda sedang melawan racun.

Racun tersebut dapat diketahui melalui sakit perut atau sakit kepala hanya karena mencium suatu aroma, yang sebelumnya tidak memiliki pengaruh apapun terhadap Anda. Selain itu, bisa juga diketahui dari bau badan yang tidak normal, terutama pada air seni dan bau mulut.

Sebab, tubuh akan menciptakan gas dan bau yang merupakan hasil metabolisme serta pemecahan segala sesuatu yang kita hirup, kita konsumsi, atau terpapar.

Jadi, waspadai 9 tanda tubuh Anda dipenuhi racun, seperti yang disebutkan di atas. Jika Anda sudah mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter, atau melakukan terapi detoks demi membuang racun yang sudah menumpuk di dalam tubuh. (Eva/R3/HR-Online)