Kader PMII Kota Banjar Diminta Berpikir Kritis

PMII Kota Banjar
Salah satu kegiatan Sekolah Epistemologi yang berlangsung di Ponpes Al Falah Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Dalam rangka menguatkan dan meningkatkan kualitas sumberdaya organisasi, PMII Kota Banjar menggelar sekolah epistimologi di Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jum’at (12/7/2019).

Awal Muzaki, Ketua komisariat PMII STAIMA, mengatakan, sekolah epistimologi merupakan program kerja wajib dari Komisariat. Tak hanya diikuti kader dari kota Banjar, kegiatan ini juga dihadiri delegasi kader PMII yang ada di Jawa Barat, di dari PMII Bekasi, Ciamis, Bandung, dan cabang lainnya.

“Untuk materi yang akan disampaikan di antaranya filsafat ilmu, metodelogi berpikir dan beberapa materi lain. Kita harap melalui ini kader PMII nalar berpikirnya semakin kritis implementatif,” jelas Awal pada HR Online.

Di tempat yang sama, Irfan Ali Sya’bana, Ketua PMII Kota Banjar, mengatakan, penguatan kaderisasi melalui sekolah epistimologi serta program pelatihan lain dapat menunjang sumber daya organisasi, terutama kader menjadi lebih baik.

“Melalui proses ini, diharapkan kader mampu berpikir kritis disertai basis pengetahuan yang mumpuni. Sebab, ketika sudah benar-benar terjun di masyarakat kita akan dihadapkan berbagai persoalan yang lebih kompleks. Untuk menuju itu, kita bereskan dulu pola berpikirnya melalui kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Majelis Pembina Komisariat PMII STAIMA Kota Banjar, Ahmad Muhafid, mengatakan, para peserta diajak untuk memanfaatkan waktunya sebaik mungkin dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Apalagi saat masih menjadi mahasiswa, kesempatan sangat besar sekali untuk menekuni berbagai ilmu sesuai dengan keinginan.

“Lewat agenda ini bisa dijadikan landasan berpikir dan bertindak tidak hanya dalam ranah pergerakan, saja tapi bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kader PMII harus bisa menjadi solusi dari berbagai persoalan,” ujarnya. (Muhlisin/R6/HR-Online)