Pertama Digelar di Ciamis, Karangtaruna Cijeungjing Akan Gelar Kemah Pemuda

Ilustrasi Kemah Pemuda
Ilustrasi Kemah Pemuda. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-Pengurus Karangtaruna Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, bakal menggelar kegiatan Kemah Pemuda di Situs Gunung Susuru Desa Kertabumi pada akhir Juli 2019 mendatang.

Menurut Ketua Karangtaruna Kecamatan Cijeungjing, Koko Koswara, tujuan digelarnya kegiatan kemah pemuda salah satunya sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas para pengurus Karangtaruna Desa se-Kecamatan Cijeungjing. 

Koko menjelaskan, kecamatan Cijeungjing terdiri dari 11 Desa yang berarti memiliki 11 Karangtaruna desa. Masing-masing Karangtaruna Desa diwakili oleh 10 orang pengurus. 

“Acara kemah pemuda nantinya akan diikuti sekitar 150 peserta, terdiri dari para pengurus Karangtaruna desa dan Karangtaruna Kecamatan Cijeungjing,” ujar Koko Koswara saat menggelar konsolidasi bersama pengurus Karangtaruna Kecamatan Cijeungjing di Wisata Mandiri Sayang Kaak Sabtu (13/7/2019).

Menurut Koko, kegiatan kemah pemuda bagi pengurus Karangtaruna desa ini baru yang pertama kalinya di Kabupaten Ciamis. Panitia akan mengundang Bupati Ciamis agar dapat membuka kegiatan tersebut. 

“Mudah-mudahan ini menjadi agenda rutin Karangtaruna Kecamatan Cijeungjing, sehingga sinergitas dan kekompakan para pemuda dibawah naungan Karangtaruna terus meningkat,” ungkapya. 

Koko menjelaskan, konsep kemah pemuda ini dipilih dalam upaya mengenalkan alam kepada para pemuda, serta mengenalkan destinasi wisata Gunung Susuru sebagai salah satu objek wisata yang ada di Kecamatan Cijeungjing. 

Pada pelaksanaanya nanti, berbagai pemateri dari lintas sektor akan dihadirkan untuk membekali para pemuda di berbagai bidang. Salah satu yang akan jadi pemateri yakni dari Karangtaruna Kabupaten Ciamis, Forum Bumdesa Kabupaten Ciamis, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Ciamis. 

“Kita ingin setelah kegiatan kemah pemuda ini, para pengurus Karangtaruna desa bisa menggali potensi di masing masing desanya, dalam upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang,” jelasnya. 

Koko mengatakan, Karangtaruna desa dan Bumdes harus sinergis dalam mendukung program pemerintah menuju kemandirian desa dengan membuka lapangan kerja di tiap desa. Hal itu tentu selaras dengan visi yang dicanangkan Bupati Ciamis yang menargetkan bisa membuka 10.000 lapangan kerja baru di Kabupaten Ciamis.

“Visi Bupati Ciamis membangun 10.000 lapangan pekerjaan bisa terwujud apabila pemuda bisa kreatif membangun usaha mandiri bersama Bumdesa,” pungkasnya. (Jujang/R2/HR-Online)