Kemarau dan Kurang Dirawat, Taman Alun-alun Ciamis Gersang

taman alun-alun ciamis
Taman Alun-alun Ciamis saat pertama kali dibuka usai revitalisasi, beberapa waktu lalu. Foto: Eli Suherli/Koran HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-  Akibat musim kemarau kini kondisi Taman Alun-alun Ciamis nampak gersang. Kondisi tersebut terlihat dari keringnya rumput taman, sementara pepohonan yang tumbuh di taman juga mengering, padahal Taman Alun-alun yang dikenal juga dengan Taman Raflesia ini menjadi salah satu pori-pori kota Ciamis.

Eka Muntaha, salah seorang warga Ciamis, menyayangkan kondisi Alun-alun yang seolah dibiarkan gersang dan kumuh. Hal itu, menurutnya harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah Ciamis.

“Sayang sekali Taman Alun-alun Ciamis setelah mendapatkan penataan oleh pihak Pemeritah Kabupaten Ciamis, malah sekarang dibiarkan tidak terurus, sekarang kawasan Alun-alun yang sering dikunjungi warga tiap hari jadi terlihat kumuh,” ungkapnya kepada Koran HR, Selasa (16/7/2019) lalu.

Lebih lanjut kata Eka, untuk menata kawasan Alun-alun, Pemerintah Daerah Ciamis sudah menganggarkan biaya cukup besar, akan tetapi saat ini kondisinya terlihat tidak baik, akibat dinas yang berwenang mengurusi pertamanan tidak melakukan perawatan secara maksimal.

Padahal kata Eka, dengan miliaran anggaran yang digunakan untuk menata kawasan Alun-alun harusnya taman terlihat asri. Namun kebalikannya, lanjut Eka sekarang malah taman terlihat tidak layak untuk disebut sebagai Taman Alun-alun.

“Seharusnya pihak Pemerintah Ciamis dalam hal ini DPRKPLH yang didalamnya ada bagian pertamanan dan kebersihan melakukan pengurusan taman, mungkin kodisinya tidak akan gersang seperti saat ini meski musim kemarau,” katanya.

Bahkan kata Eka, Pemerintah Daerah Ciamis tidak tegas dalam menerapkan aturan yang diberlakukan di Taman Alun-alun Ciamis. Akibatnya kondisi taman tidak terawat seperti sekarang ini.

Sebagai warga Ciamis, dirinya meminta Bupati Ciamis untuk memberikan peringatan kepada dinas terkait yang mengurusi masalah Taman di Ciamis agar merawatnya dengan baik dan benar.

“Kalau sudah dirawat dengan benar, kondisi taman bisa bagus dan layak disebut sebagai Taman Kota Ciamis yang menjadi pusat kunjungan warga Ciamis,” kata Eka.

Bahkan kata dia, supaya taman tetap terjaga keasriannya, pihak Pemda harus bisa merapikan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini mangkal di Alun-alun.

“Tertibkan juga PKL yang mangkal di Alun-alun Ciamis, hal itu demi menjaga keindahan taman jangan sampai taman menjadi sareukseuk,” pungkasnya. (ES/R7/Koran-HR)