Mahasiswa Taiwan dan Malaysia Tanam Bibit Pohon di Wisata Sayang Kaak Ciamis

Wisata Sayang Kaak Ciamis
Mahasiswa asal Taiwan dan Malaysia menanam bibit pohon di Wisata Alam Sayang Kaak Ciamis, Minggu (21/7/2019). Foto: Jujang/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Mahasiswa asal Taiwan dan Malaysia menanam bibit pohon di Wisata Sayang Kaak Ciamis, Jawa Barat, Minggu (21/7/2019). Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa asala luar negeri tersebut merupakan bagian dari Joint Summer Program Participant 2019.

Universitas Galuh Ciamis bersama Politeknik Negeri Bandung (Polban) dan Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung berkolaborasi mengadakan Joint Summer Program Participant 2019. 

Sebanyak 25 mahasiswa aktif dari Taiwan, Malaysia dan Indonesia berpartisipasi dalam Joint Summer Program 2019 yang dilaksanakan mulai 9 Juli hingga 22 Juli 2019. 

Kegiatan terakhir Joint Summer Program 2019, sebanyak 25 mahasiswa mengikuti kegiatan penanaman bibit pohon di lokasi wisata alam Mandiri Sayang Kaak Ciamis, Jawa Barat, Minggu (21/7/2019). 

Sebelum penanaman bibit pohon, mahasiswa beserta pendamping mengikuti senam sehat ceria bersama masyarakat desa Handapherang dipimpin instruktur dari Puskesmas Handapherang. 

“Tujuan program ini untuk memberikan pengalaman dan wawasan mahasiswa untuk lebih mendunia, terlebih program ini berfokus pada affordable and clean energy yakni kebersihan lingkungan dan sumber daya terbarukan,” ujar Staf Kantor kerjasama Unigal Heri Siswanto. 

Kata dia, sebanyak 30 bibit pohon ditanam di lokasi Mandiri Sayang Kaak di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. 20 bibit pohon buah buahan dan 10 bibit pohon rindang. 

“Semoga bermanfaat dan semakin menghijaukan lokasi wisata ini,” katanya. 

Heri menyebut, mahasiswa asal luar negeri yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 13 orang. Dari Taiwan berjumlah 7 orang, yang terdiri dari 5 orang berasal dari Yuntech National Yunlin University of Science and Technology, sementara 2 orang lainnya dari National Chin-Yi University of Technology Taiwan. 

Sementara mahasiswa asal Malaysia berjumlah 6 orang, yakni 2 orang dari Terengganu Advanced Technical Institute University College dan 4 orang dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia. 

Sisanya 12 orang mahasiswa dari Indonesia, yakni dari Unigal 4 orang, Polban 4 orang dan Polman 4 orang. 

“Semoga dengan kegiatan penanaman bibit pohon di lokasi wisata alam Sayang Kaak Ciamis ini bisa memberikan dampak yang positif bagi mahasiswa, utamanya terhadap sumber daya terbarukan dan teknologi ramah lingkungan,” tandasnya.

Dari pantauan HR Online, semua mahasiswa terlihat senang. Apalagi mahasiswa luar negeri terlihat asyik berselfi di lokasi wisata dengan pemandangan alam indah aliran sungai Citanduy.

Sementara itu Ketua Pengelola wisata Mandiri Sayang Kaak Taufan Nugraha mengapresiasi kegiatan Joint Summer Program yang dipusatkan di Wisata Mandiri Sayang Kaak.

“Ini sebuah kebanggaan bagi kami, artinya Sayang Kaak sudah dikenal sampai ke luar negeri,” ucapnya.

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih, lewat kegiatan penanaman bibit pohon ini bisa menambah hijau lokasi wisata alam Sayang Kaak Ciamis.

“Semoga kedepan sinergitas antara wisata Sayang Kaak dengan berbagai pihak bisa terus ditingkatkan, demi memajukan daerah,” tandasnya. (Jujang/R7/HR-Online)