Pemkot Banjar Siaga Kekeringan

Pemkot Banjar
Rakor penanggulangan kekeringan di wilayah Kota Banjar. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kekeringan dan kesulitan air bersih akibat musim kemarau yang melanda beberapa wilayah di Kota Banjar menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Guna mengantisipasi kejadian selama kemarau panjang tersebut, Pemkot Banjar menggelar Rakor bersama berbagai stakeholder di ruang rapat Setda, Jum’at (5/7/2019).

Wakil Walikota Banjar, Nana Suryana, mengatakan, untuk saat ini ada lima desa dari dua kecamatan yang sudah melaporkan terdampak kemarau panjang saat ini. Kelima desa itu, di antaranya desa Binangun, Neglasari, Jajawar, Cibeureum dan Kelurahan Situ Batu.

“Memang yang paling awal itu desa Binangun. Sejauh ini situasi masih terbilang normal, namun ada beberapa RW yang sudah kesulitan mendapat air bersih,” jelasnya kepada awak media.

Ia berharap kepada aparat pemerintah desa, baik Ketua RT maupun RW ketika terjadi rawan kekeringan agar pro-aktif melakukan komunikasi. Ia mengimbau jangan sampai menunggu krisis air, baru melakukan koordinasi.

“Kita sudah tegaskan agar hasil rakor ini supaya disampaikan ke semua level pemerintah mulai dari kecamatan hingga tingkat RT. Ini tiada lain agar pola koordinasinya baik dan penanganannya bisa tepat,” jelasnya lagi.

Sementara itu, terkait kelayakan air bersih dan untuk mencegah datangnya penyakit seperti diare, dalam kesempatan itu Dinas Kesehatan Kota Banjar juga meminta kepada pihak-pihak terkait untuk mengimbau kepada masyarakat agar tidak langsung mengkonsumsi air bantuan tersebut, akan tetapi harus dimasak terlebih dahulu. (Muhlisin/R6/HR-Online)