Pengantar Haji di Pangandaran Mengeluh Tak Ada Fasilitas Wudu dan Sholat

Pengantar Haji
Para pengantar haji saat mengantri di salah satu fasilitas kamar mandi umum di sekitar lokasi pemberangkatan. Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Para pengantar Haji di Pangandaran mengeluhkan kesulitan mendapatkan air wudhu. Pasalnya, selain karena lokasi pelepasan jauh dari masjid, toilet yang berada di lokasi tersebut pun jauh.

Salah seorang pengantar asal Cigugur, Deni (45), mengatakan, untuk sekedar mengambil air wudu di lokasi pelepasan calon jemaah haji harus mengantri lama. Selain karena banyaknya pengantar, juga karena fasilitas yang terbatas.

“Cari airnya susah. Eh pas sudah dapat air, solatnya mau di mana, bingung. Soalnya tidak ada tempatnya. Saya pun akhirnya menumpang di warung,” jelasnya.

Jauhnya Masjid dari lokasi pelepasan jamaah haji juga tidak hanya dirasakan oleh dirinya saja, Deni juga mengungkapkan bila pengantar lain juga melakukan sholat di pinggir pantai menggunakan tikar, ada juga yang sholat di atas bak mobil.

“Untuk itu saya imbau kepada para pengantar calon haji, tahun depan sebelum berangkat mengantar calon jamaah persiapkan segalanya dari rumah, seperti sajadah, mukena serta air galon untuk berwudu agar tidak kesulitan seperti saat ini,” tambahnya.

Jarak lokasi pelepasan ke masjid, lanjutnya, memang cukup jauh, sekitar 15 sampai 20 menit jika ditempuh dengan berjalan kaki. Sementar, lokasi masjid terdekat berada persis sebelum pintu masuk kawasan objek wisata Pantai Pangandaran.

“Makanya banyak yang memilih melaksanakan solat di mobil atau dipinggir pantai, semoga untuk ke depan pihak pemerintah menyediakan tempat wudu dan solat di lokasi itu. Ya paling tidak dibangunkan musola, jadi para pengantar tak bingung- bingung amat,” pungkasnya. (Enceng/R6/HR-Online)