Tak Perlu aplikasi FaceApp, Konsumsi Makanan Ini Bikin Wajah Menua Lebih Cepat

Tak perlu aplikasi FaceApp jika ingin wajah menua dengan cepat di dunia nyata. Photo : Ilustrasi/Net.

Berita Gaya Hidup (harapanrakyat.com),- Tak perlu aplikasi FaceApp jika ingin wajah menua dengan cepat di dunia nyata. Karena, ada banyak hal yang bisa membuat tubuh manusia menjadi terlihat tua dengan lebih cepat, salah satunya dengan konsumsi makanan dan minuman.

Seperti diketahui bahwa akhir-akhir ini aplikasi FaceApp tengah digandrungi para pengguna media sosial, bahkan hingga viral. Kebanyakan pengguna penasaran ingin tahu seperti apa wajah mereka ketika terlihat tua nanti.

 Dirangkum HR Online dari berbagai sumber, Senin (22/07/2019), dokter dari American Academy of Dermatology, Ariel Ostad, mengatakan bahwa, apa yang Anda makan dan apa yang Anda minum bisa memengaruhi kulit Anda menjadi lebih baik atau malah terlihat buruk.

Jadi, tak perlu aplikasi FaceApp jika ingin wajah menua dengan cepat, Anda cukup konsumsi makanan dan minuman berikut ini yang sebetulnya harus dibatasi kalau Anda ingin selalu terlihat awet muda.

Karbohidrat Olahan dan Produk Tinggi Gula

Kue, pasta, permen, sereal, nasi, soda dan sejenisnya bisa dipecah menjadi gula ketika Anda memakannya. American Academy of Dermatology menyatakan bahwa kandungan gula yang terlalu tinggi dapat merusak elastin serta kolagen.

Kedua protein itu yang sebenarnya mendukung struktur kulit, sehingga jika rusak, maka kulit menjadi keriput dan kendur. Karena, makanan pro-inflamasi tidak akan memasok nutrisi untuk bisa menghasilkan sel-sel kulit baru yang baik.

Sedangkan, kolagen adalah protein yang bisa membuat kulit kencang dan awet muda. Dengan mengonsumsi makanan yang tinggi gula membuat Anda tak perlu aplikasi FaceApp lagi untuk melihat wajah tampak tua.

Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi hal-hal manis juga berdampak buruk bagi senyum Anda. Pasalnya, gula yang menempel pada gigi akan mendorong bakteri, perubahan warna, dan pembusukan.

Jadi, kalau Anda sudah mengonsumsi makanan yang manis, sangat dianjurkan berkumur atau menggosok gigi untuk menghilangkan penumpukan apapun pada gigi Anda.

Produk Tinggi Lemak Jenuh dan Lemak Trans

Daging merah mengandung lemak jenuh. Photo : Ilustrasi/Net.

Lemak jenuh merupakan lemak yang paling terlihat dari susu dan daging merah. Para ahli merekomendasikan, jika kebutuhan kalori Anda 2.000 kalori, maka dua jenis makanan dan minuman tersebut tidak boleh dikonsumsi lebih dari 10 persen.

Pakar diet, Toby Amidor, mengatakan, kalau hanya sedikit tidak masalah, tapi lebih dari itu dari waktu ke waktu akan berpotensi memiliki efek negatif ketika dikaitkan dengan penuaan.

Sedangkan, lamak trans tak hanya menjadi penyebab risiko penyakit jantung, tapi juga tidak baik bagi kulit. Lemak jenis ini bisa meningkatkan peradangan yang tidak baik untuk kolagen seseorang.

Apalagi lemak tidak sehat membuat seseorang jadi lebih rentan terhadap kerusakan sinar ultraviolet, yang menyebabkan penuaan nomor satu. Jadi jangan tertipu dengan label yang mengatakan ‘lemak trans 0 gram’, karena masih mengandung di bawah 0,5 gram lemak buatan. Selain itu, perlu dihindari pula produk minyak terhidrogenasi parsial pada label bahan makananan.

Alkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol terlalu berlebihan dapat menyebabkan kulit menjadi tampak lebih tua. Selain itu, juga rentan memicu dehidrasi akibat kurangnya asupan air.

Perlu diketahui bahwa organ hati yang sehat mencerminkan kulit yang sehat. Ketika hati berfungsi dengan baik, maka racun yang berpotensi bisa memengaruhi kulit akan dikeluarkan secara alami melalui tubuh.

Tetapi, ketika racun itu menyebar di dalam hati dan tidak dipecah dengan baik, maka kulit akan mengalami berbagai masalah, seperti jerawat, warna yang tampak memudar, dan keriput.

Minuman yang mengandung alkohol juga dapat memicu wabah rosacea. Sebab, alkohol bisa membuat dehidrasi dan tidak baik bagi kualitas tidur. Hal ini dikaitkan dengan penuaan dalam penelitian yang dilakukan Case Western Reserve University.

Selain itu, kurang tidur juga bisa membuat kulit menjadi keriput, pigmentasi tidak merata, serta akan mengurangi elastisitas kulit.

Anggur Putih

Anggur putih. Photo : Ilustrasi/Net.

Anggur putih memiliki kategori yang berbeda lantaran efeknya bisa merusak gigi. Asam yang terkandung dalam anggur putih akan merusak enamel yang mengakibatkan gigi lebih rentan terhadap noda yang membandel atau tahan lama.

Menurut profesor klinis, Mauren McAndrew, dari New York University School of Dentistry, jika terbiasa mengakhiri hari dengan segelas anggur putih, maka gigi menjadi lebih rentan terhadap noda kopi pada keesokan pagi.

Jadi, segeralah menyikat gigi setelah minum. Anda bisa menunggu selama satu jam sebelum menyikat gigi, karena Anda harus memberikan waktu pada gigi untuk remineralisasi usai mengonsumsi minuman asam. Ini berlaku untuk setiap minuman asam.

Daging Hangus

Arang hitang pada burger yang Anda makan mungkin berisi hidrokarbon pro-inflamasi, yang mana zat tersebut membawa masalah, khususnya bagi kulit karena bisa merusak kolagen kulit.

Meski begitu, Anda tak perlu menghapus menu barbeque sebagai makanan favorit. Setidaknya Anda pastikan mengikis arang hitam terlebih dahulu, dan membersihkan panggangan sesudahnya, sehingga tidak akan mengotori makanan yang dipanggang berikutnya.

Makanan Pedas

Tak hanya memperburuk kulit rosacea (kulit Kemerahan pada wajah), makanan pedas juga bisa mengakibatkan kerusakan selama menopause. Sebab, makanan pedas diyakini membuat pembuluh darah di kulit lebih reaktif.

Namun, tak perlu khawatir kalau Anda ingin menikmati makanan pedas sesekali. Tetapi, jika terlalu sering mengonsumsi makanan pedas bisa mengakibatkan melebarnya pembuluh darah vena, kemerahan permanen, dan bengkak.

Minuman Energi

Dengan mengonsumsi minuman energi mungkin bisa membuat semangat Anda meningkat, seperti halnya seorang anak kecil. Tetapi, minuman ini tidak baik bagi gigi Anda.

Karena menurut penelitian General Dentistry, pada kenyataannya gigi yang terpapar oleh minuman berenergi akan merusak lebih banyak enamel dibanding minuman olahraga.

Selain itu, minuman energi juga diketahui mempunyai kandungan asam lebih tinggi. Jadi, Anda harus ingat bahwa keasaman gigi lebih rentan terhadap noda yang tahan lama. (Eva/R3/HR-Online)

Loading...