Tempat Rehabilitasi Kecanduan Game Online Dibuka di Ponpes Nurul Firdaus Ciamis

Proses therapy di tempat rehabilitasi kecanduan game online
Proses therapy di tempat rehabilitasi kecanduan game online yang representatif di Ponpes Nurul Firdaus di Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Foto: Istimewa/gumilar.net

Tempat rehabilitasi kecanduan game online kini mulai dibuka di beberapa klinik psikiater dan pondok pesantren (Ponpes) di Indonesia.

Ponpes yang menangani masalah ini khusus yang bergelut dalam penanganan rehabilitasi mental remaja.

Kini Pondok Pesantren Nurul Firdaus membuka tempat rehabilitasi kecanduan game online setelah sebelumnya sudah lama melayani rehabilitasi pecandu narkoba.

Ponpes ini beralamat di Dusun Panoongan RT 19/RW 06, Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Untuk kontak via telepon, bisa menghubungi nomor handphone 081323230058 atas nama Gumilar.

Pondok pesantran modern ini kini mulai dibanjiri santri yang khusus merehabilitasi kecanduan game.

Mereka berasal dari beberapa daerah di Indonesia dan bahkan ada yang dari luar negeri.

Kecanduan game online merupakan fenomena yang ada dan banyak terjadi di masyarakat.

“Tidak hanya di Indonesia, tapi sudah di dunia,” kata Pengasuh Ponpes Nurul Firdaus, Dr. Gumilar, S.Pd.,MM.,CH., CHt., pNNLP.

Gumilar menjelaskan santri yang direhabilitasi kecanduan game online cenderung memiliki perilaku yang tidak wajar.

Bagi mereka, bermain game online adalah segala-galanya.

TCL

“Mereka kadang lupa melakukan tugas utamanya, misalnya bekerja atau belajar. Lebih parah lagi, mereka lupa merawat dirinya sendiri,” ujarnya.

Karena kecanduan itu, akhirnya mereka jadi lupa mandi, makan dan bahkan tidur.

Menurut Gumilar, dalam buku guideline ahli jiwa sedunia edisi terbaru, kecanduan game online terdapat pada Section III – Condition for Further Study.

Artinya, kondisi kecanduannya membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menyusun kriteria diagnosis gangguan ini.

“Mereka yang mengalami kecanduan game online mengalami preokupasi atau pilkirannya terpusat pada suatu fokus dalam waktu lama,”

Dr. Gumilar, S.Pd.,MM.,CH., CHt., pNNLP

Apabila tidak bermain game online, orang yang sudah kecanduan akan muncul kecemasan dan kegelisahan.

Bahkan dia akan kehilangan minat terhadap aktivitas lain.

“Dampak lainnya akan membuat hubungan sosialnya buruk, terutama di lingkungan keluarga maupun di lingkungan komunitasnya seperti sekolah atau pekerjaan,”

Kata Gumilar, dari sebuah hasil studi pun menyebutkan adanya aktivitas pada bagian otak tertentu yang dipacu oleh game online.

Hal itu sama persis seperti seorang pecandu yang terpapar zat yang disalahgunakannya.

Tempat Rehabilitasi Kecanduan Game Online Pertama di Cina

Gumilar mengungkapkan kecanduan game online dinyatakan pertama kali oleh pemerintah Cina.

Kemudian orang-orang yang kecanduan game online dilakukan terapi penyembuhan.

Berawal dari situ, kemudian muncul tempat rehabilitasi kecanduan game online di beberapa negara besar dan negara berkembang.

“Kasus kecanduan game belakangan muncul di berbagai jurnal kedokteran. Bahkan seringkali didiskusikan di negara-negara Asia maupun Amerika,”

Menurut Gumilar, berdasarkan hasil penelitian, terdapat kesamaan perubahan perilaku akibat bermain game online dengan judi dan penyalahgunaan zat tertentu.

Diantaranya adalah toleransi atau intensitas bermain yang terus meningkat untuk menimbulkan kepuasan. Selain itu, muncul kegelisahan jika tidak bermain.

Hal ini layak dikatakan kecanduan karena adanya ketidakmampuan untuk berhenti dan terjadi secara berulang.

Kemudian berdampak terhadap fungsi kehidupan sehari-hari.

“Pecandu game online akan duduk di depan komputer hingga berjam-jam. Dia melalaikan aktivitas lainnya, termasuk berinteraksi dengan lingkungan sosialnya,”

Umumnya, lanjut Gumilar, pecandu game online akan menghabiskan waktunya lebih dari 8-10 jam perhari atau paling sedikit 30 jam perminggu.

“Jika mereka dilarang bermain game online, langsung mengalami gelisah dan bahkan bisa marah,”

Gumilar menjelaskan, game online yang biasa dimainkan oleh pecandu biasanya permainan yang berkelanjutan.

Selain itu dimainkan secara berkelompok selama berjam-jam.

Game Online Interaksi Sosial Secara Virtual

Seperti diketahui, pemain game ini dapat berasal dari berbagai negara yang terhubung secara online.

Mereka membentuk kelompok dan menyusun strategi dan kemudian terbentuklah interaksi sosial yang sifatnya virtual.

Meski begitu, interaksi diantara mereka bisa berlangsung lama atau selama permainan itu berlangsung.

Menurut Gumilar, karena mereka merasa memiliki komunitas sesama pancandu game online, membuat aktivitas sosial di kehidupan nyatanya terputus.

Maka jangan heran apabila banyak pecandu game online yang putus sekolah, hilang pekerjaan atau mengalami kegagalan dalam pernikahan.

“Prevalensi pecandu game online di setiap negara hingga saat ini belum jelas. Tapi kemungkinan tertinggi di negara-negara Asia,”

Pencandu game online rata-rata berjenis kelamin laki-laki dan usia antara 12 sampai 20 tahun.

Kasus kecanduan game online banyak dilaporkan terjadi di negara-negara Asia, terutama Cina dan Korea Selatan.

“Di Negara-negara Eropa dan Amerika masih sedikit,” kata Gumilar.

Komunitas masyarakat yang rentan mengalami kecanduan game online, rata-rata di daerah perkotaan.

Bisa juga daerah pedesaan yang sudah terhubung dengan koneksi internet.

Selain itu, kasus ini juga rentan dialami usia remaja, khususnya laki-laki.

Apakah kasus ini bisa dipengaruhi oleh genetik atau faktor lainnya untuk menunjukkan mengapa kebanyakan ditemukan di negara-negara Asia?

Untuk menjawab hal itu, kata Gumilar, masih perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam.

Gumilar mengatakan sudah ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa game online dapat memengaruhi otak.

Selain itu akibat kecanduan game online dapat menyebabkan perubahan pada bagian tertentu di dalam otak.

“Belakangan para peneliti mengumpulkan 116 penelitian ilmiah untuk menentukan bagaimana kecanduan game online bisa mengubah fungsi dan struktur otak,”

Selain itu, penelitian itupun menguji seberapa berpengaruh terhadap perilaku seseorang yang memainkannya.

“Dari hasil berbagai penelitian, diketahui bahwa video game tidak hanya mengubah cara kerja otak, tapi juga strukturnya,”

Misalnya, dalam penggunaan video game, ternyata memengaruhi tingkat fokus dan kemampuan berpikir otak.

Selain itu, menurut Gumilar, bahwa orang yang main game online justru bisa lebih fokus ketimbang yang tidak memainkannya.

Kiprah Ponpes Nurul Firdaus

Setelah Ponpes Nurul Firdaus membuka tempat rehabilitasi kecanduan game online, banyak pencandu khususnya usia remaja yang kembali ke kehidupan normal.

Santri yang mengalami kecanduan game online yang direhabilitasi di Ponpes Nurul Firdaus mendapatkan layanan psikoterapi.

Bahkan juga santri pun diberi layanan pengobatan farmakoterapi untuk mengurangi tingkat adiksi dan dampak yang dialami.

Dalam menangani kasus kacanduan ini terdapat tiga jenis terapi yang digunakan Ponpes Nurul Firdaus.  

Diantaranya dengan metoda Cognitive Behavior Therapy (CBT), Motivational Interview (MI) dan Terapi Perilaku.

Cognitive Behavior Therapy (CBT)

Seseorang yang memiliki ketergantungan pada suatu hal, kebanyakan mengalami pola pikir tertentu yang tentu tidak produktif dan mengarah ke negatif.

CBT digunakan untuk memodifikasi pikiran-pikiran negatif tersebut. Hal itu agar dapat disubstitusi dengan pola pikir yang lebih positif.

Motivational Interview (MI)

Metoda ini dianggap lebih cocok bagi pasien di usia remaja atau dewasa muda.

Karena dalam pengambilan keputusan dalam terapi sepenuhnya ada di tangan pasien.

Terapi Perilaku 

Dalam melakukan terapi ini harus melibatkan modifikasi lingkungan untuk menurunkan motivasi pasien.

Hal tersebut dimaksudkan untuk menghambat ketergantungan si pecandu. Contohnya, pasien yang mengalami kecanduan gadget atau internet perlu membuat rule.

Metoda terapi ini bisa dilakukan di rumah dengan dibimbing oleh orangtua. Namun utamakan pendekatan yang humanis saat melakukannya.

Tapi, apabila setelah melakukan terapi ini gagal, sebaiknya si pecandu dibawa ke tempat rehabilitasi kecanduan game online di Ponpes Nurul Firdaus.

Sekilas Tentang Ponpes Nurul Firdaus

Nama Nurul Firdaus diambil dari bahasa arab dan apabila diterjemahkan memiliki makna “Cahaya Surga Firdaus”.

Dengan nama itu diharapkan Ponpes yang konsen dalam penanganan rehabilitasi mental remaja ini dapat menjadi jalan untuk mengembalikan mental mereka.

Tentunya menjadi lebih baik untuk menuju Syurga Firdaus dengan cara mengamalkan Al-Qur’an, Al-Hadist dan Al-Sunnah.

Ponpes Nurul Firdaus di Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis. Foto: Istimewa/gumilar.net

Dr. Gumilar, S.Pd.,MM., sebagai pangasuh pondok menggunakan nama Nurul Firdaus menjadi metode bagi program rehabilitasi.

Mulai dari rehabilitasi pecandu narkotika, remaja nakal dan remaja yang mengalami gangguan kejiwaan.

Melalui berbagai terapi dan pendekatan keagamanan, diharapkan dapat mengembalikan orang dari perilaku yang selalu menentang kehendak Allah.

Seperti mengembalikan dari perbuatan maksiat, agar perilaku dan akhlaknya sesuai dengan kehendak Allah atau menjadi manusia taat.

Dari sudut pandang tasawuf, orang yang sedang mabuk, misalnya, jiwanya sedang goncang dan terganggu. Untuk itu perlu metode pemulihan.

Metoda penyembuhan yang dilakukannya pun tidak hanya bersifat praktis, tetapi terdapat metoda keilmuan teoritis.

Namun semua metoda yang dipakai tetap merujuk pada Al-Qur’an, Hadits dan Ijtihad para ulama.

Metoda Mandi

Seseorang yang mengalami masalah mental dari kecanduan seringkali memiliki kelemahan kesadaran.

Hal itu terjadi apabila keinginan dari aktivitas candunya tidak terpenuhi. Maka untuk menenangkannya harus dipulihkan dengan mandi dan wudhlu.

Mandi dan wudlu sejatinya akan mensucikan tubuh dan jiwa. Dengan begitu dia akan siap untuk kembali menghadap Allah Yang Maha Suci.

Terdapat makna simbolik dari wudlu, yaitu mencuci muka dan mensucikan bagian tubuh yang mengekspresikan jiwa.

Selain itu wudlu juga memiliki makna mencuci lengan, mensucikan perbuatan dan membasuh kepala.

Juga mensucikan otak dengan mengendalikan seluruh aktifitas tubuh, membasuh kaki, dan mensucikan setiap langkah dan perbuatan dalam hidup.

Sholat

Setelah bersih atau disucikan melalui mandi dan wudlu, kemudian santri bina akan dituntun melaksanakan sholat fardhu dan sunnah.

Usai menjalankan sholat fardhu dan sunnah, santri kemudian diberi tambahan kurikulum ibadah yang dibuat oleh Dr. Gumilar, S.Pd.,MM.

Ruqyah Syar’iyyah 

Seperti diketahui, Ruqyah atau Rukyah merupakan sebuah metode penyembuhan dengan cara membacakan sesuatu pada orang yang sakit.

Biasanya sakit akibat dari ain (mata hasad). Juga bisa disebabkan dari sengatan hewan, bisa, sihir, rasa sakit, gila, kerasukan dan gangguan jin.

Arti dan makna ruqyah secara terminologi adalah sebuah perlindungan yang digunakan untuk melindungi orang yang terkena penyakit.

Bisa sakit karena panas atau disebabkan sengatan binatang, kesurupan dan hal lainnya.

Ruqyah juga sering dilakukan apabila seseorang berusaha mengeluarkan azimat dari tubuhnya.

Sementara makna ruqyah secara etimologi syariat adalah doa dan bacaan-bacaan yang mengandung permintaan tolong dan perlindungan kepada Allah SWT.

Dalam hal ini untuk mencegah atau mengobati bala dan penyakit.

Biasanya saat berdoa disertai dengan sebuah tiupan dari mulut ke kedua telapak tangan atau anggota tubuh orang yang meruqyah atau yang diruqyah.

Ruqyah yang paling utama tentunya doa yang bersumber dari Al-Qur`an dan As-Sunnah.

Dalam Ruqyah terdapat beberapa metoda dan rujukan. Dalam syariat Islam pun dikenal dua macam ruqyah, yaitu ruqyah syar’iyah dan ruqyah syirkiyah.

Ruqyah syar’iyyah adalah ruqyah yang benar menurut syariat Islam. Diantaranya dengan cara membacakan ayat Al-Qur’an.

Di antara nama surat, Al-Fatihah merupakan Ar-Ruqyah.

Hal itu untuk meminta perlindungan kepada Allah, zikir dan doa dengan maksud menyembuhkan sakit.

Sementara Ruqyah Syirkiyah merupakan metoda yang dipraktekkan para dukun. Ruqyah ini dikenal dengan istilah jampi-jampi atau mantra.

Spiritual – Hypnotivation (Shot) Therapy

Spiritual–HypnOtivation adalah salah satu alternatif teknik dan mindset untuk bisa meraih kesuksesan dan kebahagian hidup di dunia maupun di akhirat.

Dengan cara ini akan menjadikan diri sendiri sebagai motivator dan khalifah atau panglima bagi hawa nafsu diri.

Kemudian akhirnya akan berujung pada penemuan sebuah makna hidup yang terkandung visi dan misi spiritual di dalamnya.

Gumilar mengatakan dirinya telah mengembangkan metoda SHOT (Spiritual-HypnOtivation Therapy).

Baca juga:

Gumilar Temukan Metode Hypnosis Berbasis Spiritual

Warnet Game Online di Ciamis Menjamur, Orangtua Resah

Gara-Gara Game Online, Pemuda Ini Dilarikan ke Rumah Sakit

Medota itu tak lain sebuah proses pengembangan diri dengan menggabungkan konsep sugesti positif yang berspiritual melalui proses hypnosis dan hypnotherapy.

“Melalui program Spiritual-Hypnotivation, penanaman visi dan misi spiritual akan tertanam lebih dalam melalui teknik hypnotherapy,”

Metoda ini akan langsung memprogram alam bawah sadar, sehingga seseorang dapat termotivasi untuk meraih kesuksesan.

Program ini pun menawarkan suatu kunci keberhasilan untuk memaksimalkan semua potensi-potensi yang ada pada diri.

Dengan demikian diharapkan menjadi seorang yang professional apapun profesinya.

Menurut Gumilar, program ini sangat cocok untuk diikuti oleh pelajar, mahasiswa, karyawan dan pelaku bisnis.

Juga untuk semua kalangan masyarakat yang selalu beraktivitas dan bersosialisasi dengan orang.

Pembinaan

Setiap santri bina di Pondok Rehabilitasi Remaja Nurul Firdaus harus mengikuti program rehabilitasi dalam sehari penuh.

Termasuk untuk santri yang dibina di tempat rehabilitasi kecanduan game online.

Dalam pembinaan ini terdapat kurikulum dari Dr. Gumilar, S.Pd.,MM yang mencakup mandi dan wudlu, shalat dan dzikir.

Ditambah juga metoda pembinaan hypnotherapi, ruqyah syar’iyyah dan ibadah lainnya.

Selain itu, santri bina juga diberikan kegiatan tambahan berupa pelajaran baca Al-qur’an, berdoa, tata cara ibadah, ceramah keagamaan dan olahraga.

Setiap santri bina pun dievaluasi untuk mengetahui sejauhmana perkembangan kesehatan jasmani dan rohaninya.

Evaluasi dilakukan dalam bentuk wawancara dengan penyuluhan yang diasuh oleh seorang ustadz.

Sebagian besar santri bina yang sudah mengikuti program rehabilitasi remaja di Ponpes Nurul Firdaus dapat dikembalikan ke lingkungan keluarganya.

Mereka pun kembali ke kehidupan normal. “Semua karena mendapat Ridho Allah SWT,” kata Gumilar.

Setelah sukses membuka tempat rehabilitasi kecanduan game online dan masalah mental lainnya, Ponpes Nurul Firdaus kini selalu dibanjiri santri bina. (Bgj/R2/HR-Online)

Artikel ini mengambil referensi dari situs gumilar.net dengan judul artikel: Rehabilitasi mental kecanduan game online di Ponpes Nurul Firdaus

Loading...