Tepis Isu Beras BPNT Bau dan Berkutu, Bupati Pangandaran Sidak ke Sejumlah Desa

Beras BPNT
Bupati saat mencoba makan nasi dari beras BPNT. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Bupati Pangandaran melakukan sidak ke lapangan di Dusun Buniayu, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi untuk memastikan kelayakan beras BPNT yang diterima masyarakat, Selasa (16/7/2019).

Dalam sidak yang didampingi Wakil Bupati dan pejabat Pemkab Pangandaran, Bupati di lokasi tersebut mencicipi nasi liwet hasil olahan beras BPNT.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan, dirinya ingin mengecek dan merasakan langsungt nasi yang merupakan beras BPNT. Ia pun mengaku berasnya tersebut sangat layak karena jenisnya premium.

“Selain di sini, saya juga akan mengecek ke beberapa desa dan di kecamatan yang berbeda pula. Saya akan cek secara acak, supaya semua beras yang diberikan kepada penerima benar-benar bagus,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang Keluara Penerima Manfaar (KPM) BPNT, Nia Rahmania, mengatakan, sejak pertama menerima beras BPNT mengaku tidak pernah kecewa dengan masalah kualitas beras.

“Dari awal kualitasnya sudah bagus. Jika ada isu berkutu dan bau, tapi nyatanya saya sudah 11 kali menerima bantuan tersebut belum pernah menemukan seperti yang diisukan,” ucapnya.

Ia mengaku, setiap bulan menerima seberat 8 kilogram beras dan 8 butir telur. Karena ia juga merupakan KPM PKH, sehingga tiap 3 bulan meneriman bantuan uang sebesar Rp Rp.975.000.

“Adanya program pemerintah berupa BPNT dan PKH itu sangat membantu kami. Alhamdulilah kami bisa makan enak dan kebutuhan sekolah anak bisa terpenuhi,” pungkasnya. (Enceng/Koran HR)