Unik, Bursa Inovasi Desa Zona 1 Ciamis Digelar di Bawah Pohon Bambu

Bursa Inovasi Desa
Kegiatan Bursa Inovasi Desa yang berlangsung di bawah pohon bambu di Lakbok. Foto: Muhafid/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Tim Pengembangan Inovasi Desa (TPID) dari Kecamatan Lakbok, Purwadadi, Banjarsari dan Banjaranyar Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menggelar Bursa Inovasi Desa (BID) di bawah pohon bambu yang berada di Dusun Kedungjarian, Desa Sidaharja, Kecamatan Lakbok. Kegiatan yang tak biasa ini menjadi daya tarik sendiri bagi para pejabat desa, tak terkecuali warga sekita, Senin (29/7/2019).

Menurut Ketua Panitia, Muhammad Abid Buldani, BID merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang digelar TPID untuk menawarkan berbagai inovasi melalui bursa. Di dalamnya, pemerintah desa ditawarkan berbagai menu, seperti pemberdayaan, infrastruktur, perekonomian serta menu inovatif lainnya.

“Ya, apapun yang inovatif untuk dikembangkan di desa bisa diambil oleh pemerintah desa melalui form komitmen yang sudah disediakan. Nantinya di tahun yang akan datang kita tagih komitmen itu melalui pendamping lokal desa. Meski menu inovatif ini ada yang istilahnya copas dari daerah lain, namun tidak ada salahnya jika diterapkan di desa yang ada di sini, itu pun jika cocok dan pemerintahnya siap menjalankan,” kata Abid di sela-sela kegiatan.

Dari semua desa di zona 1 tersebut yang datang, lanjut Abid, sebanyak 88 persen semuanya datang. Berkaitan itu, ia berharap besar pemerintah desa bisa memanfaatkan peluang tersebut untuk mengambil menu-menu inovatif untuk bisa diterapkan.

Seperti halnya BID yang digelar di Ciamis tahun 2018 lalu, lanjut Abid, Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok menerapkan Sistem Informasi Desa (SID) yang sangat bermanfaat bagi desa itu sendiri, terutama soal batas wilayah, kondisi infrastruktur serta kondisi masyarakat secara faktual.

“Nah tahun kemarin baru ada 1 desa yang bisa menerapkan menu dari BID. Diharapkan, setelah ini desa-desa yang lain juga bisa seperti itu. Jadi, bursa ini sangat disayangkan sekali jika tidak dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Pemdes,” paparnya.

Bursa Inovasi Desa
Sambutan Wakil Bupati Ciamis saat BID di Lakbok. Foto: Muhafid/HR

Hirzuddin, Pendamping Lokal Desa (PLD), menambahkan, penempatan lokasi BID yang berada di bawah pohon bambu tersebut merupakan salah satu bentuk kreatifitas dan inovasi dari sebuah kegiatan di wilayah Lakbok. Artinya, para peserta diajak berpikir dan menyadari potensi yang ada di wilayahnya masing-masing bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, apalagi yang berkaitan dengan kepemerintahan.

“Kita sebelumnya telah berdiskusi panjang soal tempat ini bersama para pemuda di sini, dan Alhamdulillah setelah sudah terlihat, hampir semua undangan mengapresiasinya. Dari pola ini, kita ingin mengajak semua pemerintah desa bisa memanfaatkan potensi yang ada di daerahnya masing-masing,” jelasnya.

Berkaitan dengan BID ini, lanjut Hirzuddin, ia juga berharap para Kepala Desa mengambil peluang referensi kebijakan inovatif yang bisa diterapkan di desanya masing-masing.

“Formulir komitmen yang harus diisi sudah disediakan, tinggal Kepala Desa memilih program mana yang sesuai. Selanjutnya, program yang dipilih itu direalisasikan dan dianggarkan melalui Dana Desa, seperti halnya Desa Sukanagara. Apabila semua desa bisa berpikir maju dan inovatif, saya yakin daerah kita bisa lebih baik,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)