Wakili Jabar, Siswa SDN 1 Karangbenda Pangandaran Ini Juara Literasi Tingkat Nasional

SDN 1 Karangbenda Pangandaran
Malam penganugerahaan FLSN di Kemendikbud Jakarta, Minggu (28/7/2019 lalu. Agniar

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Agniar Annisa Mutaqin, seorang siswi dari SDN 1 Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, berhasil meraih juara ke-2 dalam Festival Literasi Siswa Nasional (FLSN) yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Agniar yang menjuarai kategori lomba Cipta Pantun tingkat nasional ini dianugerahi penghargaan di Kemendibud Jakarta, Minggu (28/7/2019) lalu.

FLSN merupakan perlombaan yang digelar untuk siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar kelas 5 ke bawah dengan kategori lomba Menulis Cerpen, Cipta Syair, Cipta Pantun, dan Mengarang.

SDN 1 Karangbenda Pangandaran
Agniar Annisa Mutaqin, siswa kelas 2 SDN 1 Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Agniar yang merupakan peserta termuda asal Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Karangbenda Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran ini masih duduk di kelas 2, namun sudah mewakili provinsi Jawa Barat dalam FLSN tingkat nasional.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Dodi Djubardi, mengatakan, prestasi yang diraih tersebut merupakan ajang memotivasi siswa lain untuk gemar membaca dan menulis.

“Program kami di bidang pendidikan dasar diterapkan di setiap sekolah yakni menyediakan waktu minimal 15 menit untuk beraktivitas di ruang perpustakaan, baik membaca maupun menulis, dengan harapannya bisa membangkitkan serta menumbuhkan kemandirian dan inovasi siswa tersebut,” ungkap Dodi Djubardi saat diwawancara HR Online, Senin (29/7/2019).

Lebih lanjut Dodi Djubardi mengatakan di setiap sekolah sudah ada perpustakaan lengkap dengan buku maupun sarana penunjang lainnya. Keberadaan perpustakaan tersebut, kata Dodi untuk meningkatkan kreativitas di bidang sastra baik lisan dan tulisan. Apalagi dikatakan Dodi, pentingnya menulis sebagai sarana dalam mengungkapkan pikiran dan perasaan secara estetis.

“Kecintaan peserta didik terhadap bahasa dan sastra Indonesia sebagai sarana membangun karakter jati diri, juga meningkatkan budaya membaca dan menulis sejak dini, menghargai kearifan lokal serta semangat keberagaman,” jelas Dodi Djubardi lagi

Selain itu, kata Dodi, SDN 1 Karangbenda juga masuk dalam nominasi Lomba Budaya Mutu Sekolah tingkat nasional. Dalam ajang Lomba Budaya Mutu (LBM) Sekolah tersebut, dari 548 sekolah rujukan se-Indonesia SDN 1 Karangbenda terpilih sebagai nominasi.

“Provinsi Jawa Barat telah melakukan seleksi lewat online dan SDN 1 Karangbenda masuk nominasi LBM, saat ini sekolah sedang mempersiapkan segala sesuatunya, mudah-mudahan juga lolos sampai tingkat nasional,” pungkas Dodi Djubardi. (Madlani/R7/HR-Online)