Warga Ciamis Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

tewas gantung diri
M (36) saat ditemukan tergantung di rumahnya di Desa/Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, Sabtu (6/7/2019).

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Warga Desa/Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berinisial M (36) ditemukan tewas gantung diri dengan tali terlilit di lehernya, Sabtu (6/7/2019) sore.

Amin (35), tetangga korban adalah orang pertama yang menemukan M sudah tewas tergantung di dapur rumahnya. Awalnya Amin merasa heran ketika melihat pintu rumah M terbuka dan lampu dalam keadaan mati, sehingga sekeliling rumah M gelap gulita.

Amin kemudian berusaha masuk ke dalam rumah sambil memanggil nama korban, namun alangkah kagetnya ia ketika mendapati tetangganya sudah tergantung di dapur rumahnya dalam keadaan meninggal.

Korban ditemukan tewas dengan tali terikat di lehernya, sementara ujung tali lainnya diikatkan di atap rumahnya. Korban terlihat mengenakan kaos hitam bertuliskan ‘Invitasi Bola Voli Indoor PBVSI Ciamis Tahun 2015’.

Saat menemukan tetangganya tergantung di dapur rumahnya, sontak Amin berteriak memanggil tetangganya yang lain. Warga pun berdatangan untuk melihat jenazah korban. Namun, tidak ada yang berani menurunkan korban, warga memilih untuk menunggu sampai polisi datang.

“Petugas kami langsung mendatangi TKP saat mendapat laporan, kami juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk yang menemukan korban pertama kali. Selanjutnya kamu juga mengecek kondisi korban bersama petugas medis,” ujar AKP Hendra Virmanto, Kasat Reskrim Polres Ciamis, Sabtu (6/7/2019).

Menurut Hendra, dari hasil pemeriksaan petugas di TKP, ada sejumlah fakta yang menguatkan korban tewas karena sengaja gantung diri. Diantaranya, jarak dari tanah ke kaki sekitar 20 cm, sementara panjang tali dari ikatan atas ke leher sekitar 7 cm. Korban juga memiliki tinggi 170 cm.

“Kami masih menyelidiki lebih lanjut. Begitu juga terkait penyebab korban gantung diri masih kami selidiki,” katanya.

Hendra menambahkan, pihaknya tidak melakukan otopsi karena keluarga tidak memberi izin. Namun, kata dia, selama proses pemeriksaan berjalan tertib dan lancar. “Situasi aman dan kondusif,” pungkasnya. (Ndu/R7/HR-Online)