Warga Pangandaran Tuntut Mundur Oknum Pegawai Desa Terduga Mesum

Pegawai Desa Mesum
Ilustrasi. Foto: Net/Ist

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Seorang oknum pegawai Desa Kertaharja, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran  dituntut mundur oleh masyarakat lantaran diduga melakukan mesum dengan teman sekantornya.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos dan PMD) Kabupaten Pangandaran, Dani Hamdani, dirinya membenarkan adanya dugaan kasus tersebut, bahkan sudah mengundurkan diri.

“Buntut dari isu tersebut mengakibatkan masyarakat di Desa Kertaharja melakukan demo dan masyarakat tak percaya lagi terhadap pegawai desa tersebut,” ucapnya Dani kepada Koran HR, Senin (8/7/2019).

Dani menambahkan, masyarakat menginginkan secepatnya agar ada pemberhentian oknum pegawai desa tersebut. Meski begitu, harus ada proses dan pembuktian terlebih dulu agar dugaan tersebut bisa lebih kuat di mata hokum.

Dari Dinasnya, lanjut Dani, sudah mengusulkan agar oknum tersebut dinon-aktifkan sementara, sambil menunggu proses dan pengumpulan bukti-bukti dugaan kasus tersebut.

Untuk pemberhentian perangkat desa, menurut Dani, apabila perangkat tersebut meninggal dunia, mengundurkan diri dan tersangkut masalah hukum.

“Maka dari itu harus ada usulan beserta fakta-fakta yang mendukung, kemudian harus ada usulan rekomendasi dari Camat, lalu Kepala Desa. Jika itu sudah ada, baru bisa mengeluarkan keputuan pemberhentian setelah turunnya rekomendasi dari camat,” pungkasnya. (Enceng/Koran HR)

Loading...
Loading...