Wisata Sungai di Ciamis Ini Banyak Dipadati Wisatawan

wisata sungai di Ciamis
Sejumlah wisata sungai di Ciamis banyak dipadati para wisatawan. Foto: Istimewa

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),– Wisata sungai di Ciamis jadi salah satu daya tarik tersendiri dari salah satu Kabupaten yang ada di Jawa Barat ini. Maka tak heran jika tempat wisata alam di Ciamis tersebut banyak dipadati wisatawan.

Jika Anda terbiasa melewati masa kecil dengan seru-seruan main air bersama teman-teman, maka sungai-sungai yang ada di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ini wajib dikunjungi untuk sekedar bernostalgia.

Bukan hanya Anda yang bisa bernostalgia, namun Anda juga bisa mengajak anak-anak untuk menikmati keseruan bermain air di sungai-sungai yang ada di Ciamis. Karena arus airnya cukup aman untuk tempat bermain anak-anak.

Begitupun untuk mereka yang hobi selfie, pemandangan asri dari sungai-sungai ini bisa dibadikan lewat kamera. Selanjutnya Anda bisa membagikannya di media sosial. Berikut adalah wisata sungai di Ciamis yang tak boleh Anda lewatkan:

Wisata Alam Cadas Ngampar Ciamis

Salah satu pengunjung Cadas Ngampar Ciamis berpose dengan latar belakang sungai Cileueur. Foto: Istimewa

Sudah sejak lama Cadas Ngampar dikunjungi warga yang sekedar ‘botram’ atau makan bersama di pinggir sungai. Keindahannya dibicarakan oleh para pengunjung dari mulut ke mulut.

Hamparan bebatuan di sungai Cileuer yang ada di Dusun Cikatomas Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis ini jadi daya tarik utama bagi para pengunjung.

Cadas sendiri merupakan lapisan tanah keras atau batu yang terbentuk karena padatan pasir atau tanah. Sementara Ngampar dalam Bahasa Sunda berarti berserakan.

“Jadi, Cadas Ngampar merupakan sebuah tempat wisata yang dipenuhi bebatuan yang ada di mana-mana,” ujar Yoyo Komarudin, Kepala Desa Gunungsari.

Wisata alam Cadas Ngampar terletak di letaknya kira-kira 15 km dari pusat kota Ciamis. Untuk menuju lokasi, Anda bisa menempuhnya dengan mobil, maupun dengan sepeda motor.

Uniknya untuk sampai ke lokasi wisata sungai di Ciamis ini, Anda harus melewati jalan bantaran sawah sekitar 50 meter dari jalan raya. Kiri kanan jalan, hamparan sawah yang Anda lewati begitu menyejukkan mata.

Era digital banyak yang mengabadikan Cadas Ngampar lewat berbagai foto indah terutama lewat Instagram. Popularitas Cadas Ngampar pun meningkat.

“Sejak dulu memang lokasi Cadas Ngampar sering dijadikan lokasi ngaliweut dan rekreasi gratis untuk masyarakat, nah sekarang dikelola oleh Bumdes dan lebih terkenal karena banyak yang berkunjung ke sini dan mempostingnya di internet atau di medsos,” kata Yoyo lagi.

Menurut Yoyo, harga tiket masuk Cadas Ngampar hanya Rp 3.000 untuk dewasa, sementara Rp 1.500 untuk anak-anak. Tiketnya cukup murah, tapi dari tiket tersebut, Desa Gunungsari yang dipimpin Yoyo mendapat tambahan Pendapatan Asli Desa (PADes)

Pada musim liburan, seperti lebaran atau libur sekolah, bantaran sungai Cileeur selalu sesak dipadati pengunjung. Mereka datang untuk berenang ataupun sekedar ‘botram’ makan liwet bersama.

Beberapa pengunjung bahkan ada juga yang sengaja memasak liwet di pinggir sungai. Namun, tak sedikit yang membawa langsung liwet dari rumahnya masing-masing.

Selain membawa makanan untuk ‘botram’ bersama keluarga atau sahabat, pastikan juga Anda membawa baju ganti jika ingin berenang dan bermain air di Cadas Ngampar.

Wisata Alam Sungai Cireong Ciamis

Sungai Cireong, Desa Sukaresik, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto: Istimewa

Wisata sungai di Ciamis lainnya adalah wisata alam Sungai Cireong terletak di Desa Sukaresik, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Seperti halnya Cadas Ngampar, awalnya Sungai Cireong banyak dijadikan tempat bermain anak-anak Desa Sukaresik.

Tak jarang ada anak-anak dari luar Desa Sukaresik yang datang sekedar untuk berenang.

Sungai Cireong resmi jadi objek wisata sungai di Ciamis yang kini dikelola BUMDes Sukaresik setelah popularitasnya makin meningkat di media sosial.

Bantaran Sungai Cireong yang tadinya penuh dengan rumput liar, kini bersih dan jadi tempat ‘botram’ para pengunjung. Pemerintah Desa Sukaresik juga mengubah aliran sungai yang jernih itu menjadi tempat berenang yang aman untuk pengunjung.

Selain itu, sarana pendukung seperti pelampung, ban dan fasilitas lainnya juga disediakan oleh pihak pengelola. Tujuannya, tentu saja untuk memberi kenyamanan dan keselamatan pengunjung saat berenang.

Aliran Sungai Cireong berasal dari Gunung Syawal, makanya tak heran jika airnya jernih dan selalu bersih, walaupun pengunjung yang datang tiap harinya sudah ratusan orang dan berasal dari berbagai daerah di sekitar Ciamis, maupun dari luar kota Ciamis.

Pada musim liburan, tak kurang dari 1000 pengunjung menyambangi Sungai Cireong. Tiket masuknya juga cukup murah, hanya sekitar Rp. 3 ribu sampai Rp. 5 ribu.

Di Sungai Cireong Anda pun bisa makan bersama atau botram bersama keluarga dan sahabat. Selain bisa membawa bekal dari rumah, sejumlah warung juga menyediakan nasi liwet yang bisa disantap bersama. Ketika lelah berenang, Anda bisa langsung makan nasi liwet sambil menikmati pemandangan alam sekitar sungai Cireong yang sejuk dan asri.

Terobosan baru juga dilakukan oleh Pemdes setempat dengan dibukanya warung wisata oleh pengelola Sungai Cireong. Pengembangan destinasi wisata Sungai Cireong ini  sedari awal memang ditujukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

“Warung wisata ini ke depannya akan menampung kreativitas warga setempat ataupun oleh-oleh khas warga untuk dijual kepada para pengunjung wahana, dengan cara menitipkan barang dagangannya,” ujar Ketua Karang Taruna Desa Sukaresik, Asep Dadang.

Banyak produk kreasi khas warga Desa Sukaresik yang diciptakan, diantaranya seperti produk kerupuk, makanan olahan singkong, jagung dan gula merah. Semua produk tersebut akan ditampung di ‘warung wisata’.

Lengkap sudah berwisata ke Sungai Cireong Ciamis, bisa seru-seruan main air, botram, dan jangan lupa beli oleh-olehnya di Warung Wisata.

Arung Jeram di Sungai Citanduy Ciamis

Suasana arung jeram di Sungai Citanduy Ciamis. Foto: IG ciamis_rafting

Sungai Citanduy jadi salah satu tempat wisata Sungai di Ciamis. Salah satunya digunakan untuk aktivitas menantang adrenalin, arung jeram. Berawal dari tahun 2018, Sungai Citanduy dibuka sebagai wisata river tubing Citanduy pada musim kemarau oleh Dinas Pariwisata Ciamis.

Jika Anda ingin menjajal sungai Citanduy ini, setidaknya ada tiga trek yang bisa Anda pilih. Pertama pengarungan dengan jarak 12,2 Kilometer dari Cirahong dan berakhir di TPA Handapherang. Pengarungan menghabiskan waktu selama tiga jam. Satu kali pengarungan, tarifnya Rp. 300 ribu per orang. Jangan lupa tiap tim minimal diisi 5 orang dan maksimal 10 orang.

Trek kedua pengarungan dengan jarak 12,2 Kilometer mulai dari Imas Putra Handapherang, dan berakhir di Karangkamulyan. Untuk pengarungan ini membutuhkan waktu selama dua jam dengan tarif Rp. 225 ribu per orang.

Sementara trek ketiga arung jeram atau river tubing Sungai Citanduy ini jaraknya  6,1 Kilometer mulai dari Imas Putra  sampai dengan Dermaga Bojong Salawe, Cimaragas. Selama dua jam pengarungan Anda hanya ditarif Rp. 195 ribu per orang.

Keunikan arung jeram di Sungai Citanduy Ciamis ini, sepanjang jalur arung jeram, wisawatan akan disuguhkan panorama asri dari tebing-tebing curam dan juga hutan di sisi kiri kanan sungai. Nah, bagi yang tertarik, Anda bisa datang langsung ke Tourist Information Center (TIC) Dinas Pariwisata Ciamis.

Itulah tempat wisata sungai di Ciamis yang bisa Anda kunjungi untuk mengisi hari libur. Nostalgia masa kecil dengan seru-seruan main air bisa Anda nikmati di Sungai Cireong Desa Sukaresik dan Cadas Ngampar di Sadananya. Jika ingin yang lebih menantang bisa dengan River Tubing Sungai Citanduy Ciamis. (Ndu/R7/HR-Online)