Bupati Ciamis Buka Bursa Inovasi Desa Zona 5 di Kawali

BUrsa Inovasi Desa
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, saat membuka Bursa Inovasi Desa di Bale Reka Paminton Bumi Niskala Astana Gede Kawali, Rabu (31/7/019).

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, membuka Bursa Inovasi Desa (BID)  zona 5 (Kecamatan Cipaku, Kawali, Panawangan, dan Jatinegara) yang berlangsung di Bale Reka Paminton Bumi Niskala Astana Gede, Desa/Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Rabu (31/07/2019).

Herdiat mengatakan, inovasi merupakan pembaharuan dalam sumber daya yang telah ada sebelumnya yang bisa mengenai alam, energi, ekonomi, dan lain-lain.

“Inovasi merupakan suatu proses pembaharuan ke arah yang lebih baik, sehingga sumber daya tersebut bisa memiliki manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Herdiat dalam sambutannya.

Lanjut Herdiat, tujuan inovasi desa tidak lain untuk meningkatkan kualitas penggunaan Dana Desa melalui berbagai kegiatan pembangunan desa yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat.

“Inti dari inovasi desa adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM adalah indikator penting yang mengukur kinerja pemerintah dalam meningkatkan kualitas terhadap rakyat,” terang Herdiat.

Angga IPM, kata dia, bisa menunjukkan bagaimana masyarakat mengakses hasil pembangunan, memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan dan lain-lain.

“IPM itu sendiri dibentuk oleh tiga dimensi yaitu, umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak,” katanya.

Herdiat berharap, inovasi desa dapat memberikan kontribusi bagi usaha dan program desa untuk dapat meningkatkan kemampuannya dalam mengatur dan mengurus ekonomi masyarakat. Hal ini, dikatakan Herdiat dapat mendorong peningkatan ekonomi.

“Sehingga para kepala desa harus memiliki ide cemerlang untuk membangun desanya. Adanya dana desa para kepala desa harus mampu berinovasi,” tegasnya.

Dengan besarnya bantuan dana dari pemerintah, maka tidak ada alasan lagi untuk tidak berinovasi untuk membangun desa dan mensejahterakan masyarakat.

“Hal tersebut bisa dilakukan salah satunya melalui pengembangan usaha desa atau Bumdes,” kata dia.

Herdiat menambahkan, program BID, merupakan bagian pemberdayaan masyarakat desa yang merupakan dari proses menuju ke arah yang lebih baik. (Edji/R7/HR-Online)