Bupati Pangandaran Kecewa, Kehadiran Rapat Paripurna Minim & DPRD Asyik Main HP

Bupati Pangandaran Kecewa
Rapat paripurna DPRD Pangandaran dalam agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Bupati Pangandaran kecewa rapat paripurna DPRD Pangandaran dalam agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia minim kehadiran tamu undangan. Sementara anggota DPRD yang hadir asyik bermain handphone masing-masing, Jum’at (16/8/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun HR Online, undangan yang disebar sebanyak 560, terdiri dari Forkopimda, SKPD, lembaga vertikal, BUMN, Camat, Kepala Desa, LSM, OKP, Ormas dan unsur lainnya yang ada di Pangandaran. Namun dari undangan yang hadir, hanya sekitar 200 orang.  

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pangandaran kecewa kepada para pejabat di lingkungannya yang tidak hadir mendengarkan orang nomor satu di Indonesia ini.

“Saya kecewa mereka tidak hadir pada Rapat Paripurna mendengarkan Pidato Presiden ini. Padahal itu sangat penting. Sebab, kita harus paham bagaimana memahami kebijakan makro Pembangunan Nasional itu, eh malah tidak pada datang,” kata Jeje usai kegiatan.

Jeje menambahkan, dirinya mengaku sudah jauh-jauh hari mengingatkan kepada para pejabat di lingkup Pemda Pangandaran saat acara rakor untuk menghadiri rapat Paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI.

“Ayo pada hadir ya! eh malah banyak yang tidak datang. Besok saya suruh Inspektorat untuk memeriksa absensi yang tidak hadirnya,” tambah Jeje.

Di lokasi yang sama, Ketua Sementara DPRD Pangandaran, Asep Noordin, mengatakan, banyaknya undangan yang tidak hadir diketahui sudah melakukan konfirmasi dan minta izin karena ada kegiatan. Sementara soal anggotanya yang bermain handphone, ia pun membenarkannya.

“Adanya Dewan yang bermain HP, mungkin sedang komunikasi dengan konstituennya. Ya ke depan kita coba tekankan kode etiknya. Ke depan kita berusaha agar kejadian ini tidak terulang dengan meminimalisir penggunaan HP saat rapat,” kata Asep Noordin. (Mad/R6/HR-Online)